Sampang – Untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), pengetahuan dan pemahaman tentang Wawasan Kebangsaan sangatlah penting bagi setiap warga negara.
Demikian disampaikan Kapolres Sampang AKBP Arman S.IK, M.Si melalui Kanit Binmas Polsek Robatal Bripka Fahmi Y dalam acara Police Goes To School di SMP Negeri 1 Robatal, selasa (08/11/2022) pagi.
Acara Police Goes To School juga di hadiri kepala sekolah SMP Negeri 1 Robatal Moh. Saiful islam beserta guru serta siswa siswi.
Bripka Fahmi menyampaikan bahaya pengguna penyalahgunaan Narkotika, bahaya kenakalan remaja, dan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas dalam berkendara sedangkan Bripka Wawan menyampaikan wawasan kebangsaan kepada siswa siswi.
Pelajar SMP Negeri 1 Robatal diharapkan untuk menjauhi dan tidak mengenal segala bentuk dan jenis Narkotika serta berbagai macam penyebaran dan peredaran Narkotika.
Seluruh pelajar dan guru sepakat untuk menolak peredaran Narkotika dilingkungan sekolah, rumah tempat tinggal dan siap bekerja sama dengan Polri dalam memberantas segala bentuk peredaran Narkotika.
Bripka Fahmi menyampaikan bahwa situasi dan suasana lingkungan yang terus berubah, sejalan dengan proses perkembangan kehidupan bangsa dari waktu ke waktu, menuntut semuanya untuk terus memahami serta mempedomani secara baik ajaran yang terkandung di dalam konsepsi wawasan kebangsaan.
“Hal ini akan menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan dari setiap warga bangsa tentang posisi dan peran masing masing di tengah tengah masyarakat yang serba majemuk,” ungkap Fahmi.
Pemahaman tentang wawasan kebangsaan sangatlah penting, apalagi bagi generasi muda sebagai penerus bangsa. Karena generasi muda merupakan penerus bangsa yang diharapkan akan membawa kemajuan pembangunan dan keutuhan NKRI baik dimasa sekarang ataupun nanti, ujarnya lagi.
Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini terbagi atas tiga bagian, diantaranya pembukaan dengan memberikan gambaran perkembangan situasi terkni yang terjadi ditanah air dilihat dari sudut pandang wawasan kebangsaan, Managemen kepemimpinan yang berwawasan kebangsaan serta pengertian wawasan kebangsaan dalam menjaga NKRI, sebutnya lagi.
Kemudian, pelaksanaan simulasi dalam mengaplikasikasi wawasan kebangsaan melalui tehknik problem solving dalam bentuk diskusi dan tanya jawab serta mengambil learning point serta kesimpulan mengenai wawasan kebangsaan dalam meningkatkan kesadaran dan kemandirian, kedewasaan, membangun karakter berbangsa dalam rangka memelihara persatuan dan kesatuan NKRI, pungkasnya.
