Sampang – Selasa (31/10/2023) pukul 10.45 Wib Kapolsek Camplong AKP Iwan Kusdiyanto SH melaksanakan sambang desa dalam upaya pemeliharaan Kamtibmas wilayah hukum Polsek Camplong aman damai kondusif.
Kedatangan AKP Iwan Kusdiyanto disambut kepala Desa Sejati H. Safiudin, perangkat desa dan tokoh masyarakat Desa Sejati Kecamatan Camplong Sampang – Jawa Timur.
Kepada kepala Desa Sejati dan warganya, AKP Iwan Kusdiyanto memperkenalkan dirinya mulai tanggal 9 Oktober di perintahkan pimpinan Polri untuk menjabat sebagai Kapolsek Camplong menggantikan AKP Budi Nugroho yang kini menjabat sebagai Kapolsek Omben jajaran Polres Sampang.
Kapolsek Camplong mengajak H. Safiudin beserta seluruh warganya untuk membantu Polri dalam memelihara Kamtibmas yang aman kondusif menjelang Pemilu tahun 2024.
AKP Iwan Kusdiyanto menerangkan bahwa perbedaan pilihan Partai Politik (Parpol), Calon Legislatif (Caleg), Calon Presiden (Capres), Calon Wakil Presiden (Cawapres) dalam Pemilu adalah hal biasa dan wajar terjadi karena asas penyelenggaraan Pemilu di Indonesia yaitu Langsung, Umum, Bebas, Rahasia (Luber) dan Jujur, dan Adil (Jurdil). Untuk itu masyarakat harus menerima perbedaan tersebut dan terus menjaga kerukunan antar warga sehingga Pemilu tahun 2024 berjalan aman, damai, sejuk dan kondusif.
Kapolres Sampang AKBP Siswantoro S.IK, MH melalui Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto SH menyampaikan dalam terciptanya keamanan, kelancaran, dan ketertiban pada setiap tahapan Pemilu Serentak tahun 2023-2024 Polres Sampang menggelar Operasi Kepolisian Terpusat Mantab Brata Semeru 2023-2024.
Ipda Sujianto menjelaskan bahwa Operasi Kepolisian Terpusat Mantab Brata Semeru 2023-2024 merupakan operasi Harkamtibmas wilayah yang dilaksanakan selama 222 hari mulai 19 Oktober 2023 sampai dengan 27 Mei 2024 dengan rincian 74 hari di tahun 2023 dan 148 hari di tahun 2024 dengan melibatkan 380 personil Polres Sampang.
Dalam pelaksanaannya Operasi Kepolisian Terpusat Mantab Brata Semeru 2023-2024 Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto SH menjelaskan operasi dengan bentuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif dengan didukung kegiatan penegakan hukum sehingga terwujud situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Sampang – Jawa Timur.
Seluruh personil Polres Sampang khususnya pengemban fungsi pembinaan seperti Sat. Binmas Polres Sampang, Unit Binmas Polsek, Bhabinkamtibmas, Polmas dan Polisi RW untuk melaksanakan deteksi dini di wilayah kerjanya dengan mengumpulkan bahan keterangan atau informasi guna mengantisipasi dan mencegah adanya potensi gangguan, ambang gangguan, gangguan nyata guna meminimalisir terjadinya gangguan Kamtibmas dari pihak-pihak yang akan mengganggu serta menggagalkan Pemilu.
Sat. Binmas Polres Sampang, Unit Binmas Polsek, Bhabinkamtibmas, Polmas dan Polisi RW diperintahkan untuk terus menerus melaksanakan bimbingan, penyuluhan atau penerangan kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan partisipasi aktif masyarakat guna mewujudkan dan memelihara Sitkamtibmas, sehingga Pemilu dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar dan demokratis.
Ipda Sujianto juga mengatakan dalam meminimalisir isu-isu provokatif berlatar belakang Suku, Agama, Ras dan Agama (SARA) baik yang terjadi di tengah masyarakat maupun di ruang Siber, Mabes Polri kembali mengaktifkan Operasi Nusantara Cooling System (NCS) menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 sejak tanggal 11 September 2023.
Operasi Nusantara Cooling System (NCS) dilaksanakan bertujuan sama yaitu untuk mengantisipasi perpecahan dan konflik di masyarakat akibat perbedaan dukungan dalam Pemilu 2024.
“Kepada seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dengan Polri untuk memelihara keamanan dan ketertiban yang senantiasa aman damai kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Sampang menjelang Pemilu 2024” lanjut Ipda Sujianto.
Walaupun terdapat perbedaan pilihan Partai Politik (Parpol), Calon Legislatif (Caleg), Calon Presiden (Capres), Calon Wakil Presiden (Cawapres) masyarakat di seluruh Kabupaten Sampang tidak boleh terpecah belah pada saat pelaksanaan Pemilu nanti.
“Polri, instansi terkait dan seluruh elemen masyarakat perlu bekerja sama dalam mengantisipasi perpecahan dan potensi konflik di tengah masyarakat walaupun terdapat perbedaan pilihan agar persatuan bangsa dapat terjaga dan pemilu yang damai dapat terwujud,” pungkas Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto SH.
