Sampang – Personil Polsek Kedundung Polres Sampang melaksanakan kegiatan patroli Harkamtibmas dalam rangka pemeliharaan Kamtibmas wilayah Kecamatan Kedundung agar aman kondusif, kamis (02/11/2023) sore.
Dengan menaiki mobil sabhara backbone Polsek Kedundung, Aipda Rudiyanto dan Bripka Hunaidi mendatangi pemukiman penduduk di wilayah Kecamatan Kedundung Kabupaten Sampang Jawa Timur.
Saat pelaksanaan patroli tersebut, Kanit Binmas Polsek Kedundung Aipda Rudiyanto SH menyampaikan himbauan Kepolisian terkait pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
Terkait terjadinya kebakaran hutan dan lahan di beberapa tempat lain, Ka SPKT Polsek Kedundung Aipda Rudiyanto menyampaikan himbauan Kepolisian yang sudah di keluarkan Polres Sampang guna meminimalisir ataupun mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Sampang pada musim kemarau tahun ini.
Kepada warga Desa Gunung Eleh Kecamatan Kedundung, Aipda Rudiyanto menyampaikan bahwa mengantisipasi terjadinya Karhutla, Polres Sampang sudah memviralkan himbauan antisipasi Karhutla melalui media sosial dan pemberitaan online.
Kapolres Sampang AKBP Siswantoro S.IK, MH juga memerintahkan seluruh anggotanya khususnya Bhabinkamtibmas, Polmas dan Polisi RW untuk mensosialisasikan himbauan tersebut langsung kepada masyarakat.
Aipda Rudiyanto menjelaskan bahwa Polres Sampang melarang masyarakat membakar hutan dan lahan guna mengantisipasi korban jiwa, kerugian material dan rusaknya lingkungan.
Aipda Rudiyanto menjelaskan bahwa Polres Sampang melarang warga masyarakat membakar hutan dan lahan. Warga juga dilarang membuka lahan dengan cara membakar serta dilarang membuang putung rokok di hutan dan lahan.
Apabila mengetahui terjadi kebakaran hutan atau lahan, warga diharapkan untuk segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas baik Polisi RW, Polmas, Bhabinkamtibmas maupun perangkat desa agar segera mendapatkan bantuan pemadaman api dengan segera.
Menjelang Pemilu tahun 2024, personil Polsek Kedundung di perintahkan Kapolsek Kedundung Iptu Darussalam untuk memberikan himbauan Pemilu Damai dengan menyampaikan kepada masyarakat harus berpartisipasi penuh guna menyukseskan Pemilu karena pesta demokrasi terbesar yang akan menjadi bukti kematangan demokrasi Indonesia dan sekaligus menjadi titik penentuan masa depan bangsa.
Pemilu tahun 2024 akan menjadi penentu masa depan daerah, bangsa dan negara. Dimana lewat Pemilu serentak nanti masyarakat diberikan kebebasan menentukan siapa yang layak menjadi Wakil Rakyat, Kepala Daerah hingga Presiden Republik Indonesia.
Personil Patroli harus menyampaikan kepada seluruh elemen masyarakat di harapkan untuk mendukung dan membantu Polri dan TNI dalam menjaga keamanan serta mensukseskan pemilu 2024 dapat berlangsung Langsung, Umum, Bebas, Rahasia (Luber) dan Jujur, dan Adil (Jurdil) sesuai asas penyelenggaraan Pemilu di Indonesia.
Kapolres Sampang AKBP Siswantoro S.IK, MH yang di wakili Kapolsek Kedundung Iptu Darussalam SH menjelaskan bahwa patroli merupakan salah satu bentuk pencegahan gangguan Kamtibmas di wilayah Kecamatan Torjun.
Iptu Darussalam mengatakan anggotanya saat melaksanakan patroli untuk menyampaikan himbauan Kepolisian terkait antisipasi Karhutla, ajakan peduli keamanan dan ketertiban sekitar tempat tinggal dan himbauan Pemilu damai.
Kepada seluruh masyarakat Kecamatan Kedundung, Iptu Darussalam berharap untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah persaudaraan dan mengganggu jalannya pesta demokrasi.
Walaupun terdapat perbedaan pilihan Caleg, Capres dan Cawapres, masyarakat di harapkan untuk tetap menjaga kerukunan antar warga dan menghargai perbedaan tersebut agar terwujudnya Pemilu damai di tahun 2024.
Seluruh masyarakat diharapkan untuk menangkal berita hoaks dan ujaran kebencian yang dapat mengganggu jalannya pemilu 2024.
Kepada seluruh masyarakat khususnya yang tinggal di Kecamatan Kedundung, Iptu Darussalam SH menghimbau :
- Masyarakat diharapkan senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
- Masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi dalam menjaga stabilitas Kamtibmas pada setiap pentahapan Pemilu 2024.
- Masyarakat diharapkan selalu rukun antar warga walaupun memiliki perbedaan pilihan pilihan atau dukungan politik pada Pemilu 2024
- Masyarakat diharapkan untuk menghindari politik identitas / SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan) karena menjadi sumber perpecahan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
- Masyarakat diharapkan untuk bijak menggunakan media sosial dan selalu menyaring setiap informasi atau berita yang di dapat untuk menghindari berita-berita hoax yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa dan negara.
- Masyarakat diharapkan untuk tidak melakukan ujaran kebencian agar Pemilu 2024 berjalan damai.
- Tokoh masyarakat diharapkan menjadi cooling system setiap permasalahan di masyarakat dengan selalu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kepala Desa.
