Sampang – Kapolsek Pangarengan Iptu Iwan Suhadi SH dan Danposramil Pangarengan Peltu Karmuji mendatangi paguyuban petani Bandeng di Desa Ragung Kecamatan Pangarengan Sampang – Jawa Timur, pada hari selasa (24/12/2024) siang.
Kedatangan Iptu Iwan Suhadi, Peltu Karmuji dan anggotanya di rumah Ulung Sunaryo di sambut Pj. Kades Ragung Moh. Imron serta perwakilan paguyuban bandeng.
Kepada awak media yang hadir di tempat tersebut, Kapolsek Pangarengan Iptu Iwan Suhadi menyampaikan bahwa kedatangannya bersama Danposramil Pangarengan adalah tindak lanjut dari kesepakatan warga dan Forpimcam Pangarengan pada saat jum’at curhat pada hari jum’at tanggal 13 Desember 2024 dalam menjaga keamanan ikan bandeng selama proses budidaya di tambak.
Iptu Iwan Wahyudi menjelaskan luas tambak ikan bandeng di Dusun Ragung Utara berkisar 60 hektar sehingga sangat berpotensi mendorong ketahanan pangan dan mendukung ketersediaan makanan bergizi berbasis protein kepada masyarakat diwilayah Kecamatan Pangarengan.
Kapolsek Pangarengan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa setiap 1 hektar tambak bisa menghasilkan 2 sampai 4 ton ikan bandeng.
Dengan melimpahnya ikan bandeng setiap panen, Iptu Iwan Suhadi berharap hasil tambak tersebut bisa dipasarkan sampai luar kabupaten dengan mengembangkan jaringan strategi jual yang bagus.
Lebih lanjut Iptu Iwan Suhadi berharap dengan pemasangan benner himbauan yang bertuliskan “Dilarang Memancing Nyolo Dan Mentor Di Tambak” serta banner dengan tulisan Forkopimcam Pangarengan Bersama Petani Tambak Siap Menjaga Keamanan dan Ketertiban Lingkungan” bisa menambah hasil panen paguyuban ikan bandeng di Desa Ragung.
Iptu Iwan Suhadi juga mengatakan bahwa kegiatannya tersebut adalah tindak lanjut perintah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit untuk mendukung Asta Cita ke 2 swasembada pangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengusung visi “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045”.
Kapolsek Pangarengan juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat pasca hari pemungutan suara Pilkada serentak yang akan memilih Gubernur dan Wakil Gubernur untuk Provinsi (Pilgub) dan Bupati dan Wakil Bupati untuk terus menjaga kondusifitas wilayah.
Walaupun terdapat perbedaan pandangan, sikap dan pilihan, Iptu Iwan Suhadi mengatakan itu merupakan hal yang sangat wajar dalam demokrasi, akan tetapi seluruh masyarakat harus saling hormat menghormati perbedaan tersebut agar tidak terjadi perpecahan yang akan menimbulkan gangguan Kamtibmas bahkan sampai mengakibatkan konflik sosial.
Apabila mengetahui adanya gangguan Kamtibmas, Kapolsek Pangarengan Iptu Iwan Suhadi berharap masyarakat untuk segera menghubungi personil Polri mulai Polisi RW, Polmas, Bhabinkamtibmas ataupun anggota Polsek Pangarengan Polres Sampang yang di kenal agar segera mendapatkan penanganan dengan cepat dan tepat.
