Sampang – Setelah melaksanakan vaksinasi kepada seluruh guru, pemerintah pada tanggal 14 desember 2021 telah resmi melaksanakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun untuk menaikkan imunitas tubuh anak sekaligus menumbuhkan herd immunity dilingkungan sekolah.
Selain berdampak pada sektor perekonomian, sektor pendidikan juga turut terkena dampak yang cukup fatal dalam Pandemi Covid-19. Pemerintah membuat alternatif pemulihan sistem pendidikan salah satunya dengan melaksanakan pembelajaran melalui jara jauh atau yang dikenal masyarakat dengan daring.
Sistem pembelajaran jarak jauh yang pernah dilaksanakan banyak dikeluhkan oleh guru, siswa dan orang tua. Keterbatasan gawai yang dimiliki wali murid, tidak meratanya akses internet membuat alternatif pembelajaran di masa Pandemi Covid-19 tidak bisa maksimal.
Pendidikan yang baik dan bermutu merupakan prioritas pemerintah dalam menyiapkan calon-calon generasi bangsa di masa datang.
Rabu (23/02) pukul 11.00 Wib telah dilaksanakan kegiatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di UPTD SDN 1 Sokobanah Daya oleh Satgas Covid-19 Kecamatan Sokobanah.
Dalam vaksinasi tersebut Kapolsek Sokobanah AKP Agung Joko Haryono S.IK, MH, M.Si dan anggotanya datang untuk melaksanakan pengamanan dan pendampingan vaksinator Covid-19 sekaligus monitoring pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun.
Selain melaksanakan pengamanan dan pendampingan petugas tenaga kesehatan dari puskesmas Batulengir Sokobanah, Kapolsek Sokobanah AKP Agung Joko Haryono S.IK, MH, M.Si dan anggotanya juga menyampaikan himbauan kepatuhan prokes kepada guru, wali murid serta peserta vaksinasi di Rabu (23/02) pukul 11.00 Wib telah dilaksanakan kegiatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di UPTD SDN 1 Sokobanah Daya oleh Satgas Covid-19 Kecamatan Sokobanah.
AKP Agung Joko Haryono S.IK, MH, M.Si juga menjelaskan bahwa dalam percepatan penanganan Pandemi Covid-19 perlu kepedulian dan peran serta dari seluruh masyarakat dalam menerapkan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, dan Membatasi mobilitas) dan menjadikannya sebagai kebiasaan baru di masa Pandemi.
“Selain kepatuhan 5M, kita perlu dan wajib melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis 1, dosis 2 dan dosis 3 (booster). Mungkin sudah ada yang bosan, lelah, apatis dengan kondisi ini tetapi kita tidak boleh menyerah marilah kita bersama-sama memerangi musuh kita yang tidak kelihatan yaitu Covid-19. Saatnya kita menjadi pahlawan untuk diri kita sendiri, keluarga dan masyarakat dengan disiplin 5M, mendapat vaksinasi dan terbuka untuk 3T” Lanjut Kapolsek Sokobanah.
Kapolsek Sokobanah sangat mengapresiasi Satgas Covid-19 Kecamatan Sokobanah yang telah berhasil melaksanakan pencegahan-pencegahan penyebaran Covid-19 khususnya pencapaian vaksin masyarakat sebanyak 78,41 persen.
AKP Agung juga berharap seluruh masyarakat menyukseskan program pemerintah dalam percepatan penanganan Pandemi Covid-19 dengan mendatangi gerai vaksin untuk mendapatkan vaksin Covid-19 dosis 1, dosis 2 dan dosis 3 (booster).
