Sampang – Bertempat di halaman Mapolres Sampang, AKBP Arman S.IK, M.Si memimpin Apel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Semeru 2022, Selasa (01/03) pagi.
Apel gelar pasukan Ops Keselamatan Semeru 2022 ditandai dengan penyematan pita tanda dimulainya operasi oleh Kapolres Sampang AKBP Arman S.IK, M.Si kepada tiga perwakilan dari instansi terkait yakni Kodim 0828, Polres Sampang dan Dishub Kabupaten Sampang.
Dalam Sambutannya, AKBP Arman membacakan amanat Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dimana menyebutkan bahwa Pelaksanaan Ops Keselamatan Semeru 2022 Berlangsung selama 14 hari terhitung tanggal 1 sampai dengan 14 Maret 2022
Sedangkan Sasaran prioritas Ops Keselamatan ada 8 point, yakni :
- Tidak pakai helm
- Melebihi batas kecepatan
- Pengemudi di bawah umur
- Memakai Sabuk Pengaman
- Pengemudi Mabuk
- Menggunakan HP
- Melawan arus
- Over dimensi dan over load (Odol)
Kegiatan Ops Keselamatan Semeru 2022 mengutamakan penindakan secara Elektronik dalam rangka meningkatkan kesadaran Serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.
Operasi Keselamatan Semeru 2022 menurunkan personel sebanyak 3.879 dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis dan persuasif dalam rangka meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi covid 19 menjelang ramadhan dan idul fitri 1443 H/2022.
Maksud diselenggarakannya Apel Gelar pasukan yakni untuk mengetahui sejauh mana persiapan Jajaran dalam Operasi tersebut, sehingga pelaksanaanya bisa berjalan secara optimal dan berhasil sesuai dengan tujuan.
Diakhir Apel Gelar Pasukan, Kapolres Sampang bersama perwakilan Forkopimda melakukan pemeriksaan pasulan dan kesiapan sarana prasana yang akan digunakan dalam mendukung Ops Keselamatan Semeru 2022.
Usai pelaksanaan Gelar Pasukan, kepada awak media AKBP Arman menjelaskan Operasi Keselamatan dalam rangka cipta kondisi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H/2022.
“Dari berbagai surve cenderung adanya penurunan masyarakat terhadap kepatuhan berlalulintas, hal itu dibuktikan dengan naiknya angka kejadian kecalakaan lalulintas”, ujar Kapolres.
“Harapannya dengan dilaksanakan Operasi Keselamatan ini, kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas bisa lebih tumbuh lagi, sehingga angka kecelakaan bisa ditekan”, sambung AKBP Arman.
“Upaya yang akan dilakukan preemtif dan preventif, sedangkan untuk penindakan hukum secara selektif prioritas” pungkas AKBP Arman S.IK, M.Si.
