SAMPANG – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sampang melaksanakan peninjauan langsung ke lokasi dan sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0828/Sampang. Kegiatan ini berpusat di Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang.
Kegiatan yang diikuti sekitar 150 orang ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0828/Sampang Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar, S.T., selaku penanggung jawab kegiatan. Turut hadir dalam rombongan antara lain Wakil Bupati Sampang KH Ahmad Mahfud, Wakapolres Sampang Kompol Heri Kusnanto, S.H., M.H., Pabandya Bhakti Sterdam V/Brawijaya Letkol Caj Nur Yasin, Pasi Bhakti Ster Korem 084/BJ Mayor Inf Kasrun, Plt Kadis DPUPR Ibu Wati, Plt Kadinkes dr. Dwi Herlinda Lusi Harini, Kadisdik Nor Alam, Camat Jrengik Khoirul Anam, Kapolsek Jrengik AKP Achmad Zainudin, Danramil Jrengik Kapten Inf Ach Sufyan, serta tokoh masyarakat setempat.
Rangkaian peninjauan dimulai pukul 10.00 WIB, di mana rombongan langsung melihat progres rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu) di Dusun Ba’batoh dan dilanjutkan dengan meninjau titik pembangunan sumur bor. Forkopimda juga meninjau pelaksanaan kegiatan non-fisik berupa Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk warga setempat sebelum bergeser ke Posko TMMD ke-129.
Dalam paparannya, Danramil 0828/06 Jrengik Kapten Inf Ach Sufyan menjelaskan bahwa program TMMD di Desa Panyepen ini mencakup empat sasaran fisik utama, yaitu pembangunan 2 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), pembuatan sumur bor, rehabilitasi Puskesmas Pembantu, serta pengecoran jalan desa. Hampir seluruh program fisik sudah mulai dikerjakan, sementara pengecoran jalan desa akan segera dimulai usai kunjungan hari ini.
Sementara itu, Dandim 0828/Sampang Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar, S.T., menegaskan bahwa target penyelesaian seluruh sasaran fisik maupun non-fisik harus mencapai 100 persen dalam estimasi waktu satu bulan, dengan target penutupan pada 13 Agustus 2026. Untuk mempercepat proses, pelaksanaan TMMD ini juga diperkuat oleh bantuan personel sebanyak satu peleton dari Batalyon TP 837/NS.
“Kami mengimbau dan memohon kesadaran warga Desa Panyepen karena dalam waktu dekat aktivitas akan sedikit terganggu oleh proses pengecoran jalan desa yang memakan waktu agak lama. Untuk sementara waktu, warga diharapkan bersedia menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Desa Taman atau Jalan Dusun Jurang,” ujar Letkol Czi Dika Catur.
Dandim juga meminta masyarakat setempat untuk aktif bergotong-royong membantu personel TNI-Polri di lapangan demi menyukseskan program ini. Kepada seluruh personel yang terlibat, ia menekankan agar bekerja maksimal memenuhi target yang telah ditentukan oleh komando atas.
Usai agenda ramah tamah, rombongan Forkopimda melanjutkan peninjauan ke rumah Ibu Mahmudah, salah satu warga yang mendapatkan program renovasi Rutilahu. Seluruh rangkaian peninjauan oleh Forkopimda Sampang berakhir pada pukul 12.00 WIB dalam situasi yang aman, tertib, dan lancar.
