SAMPANG – Polsek Torjun terus berkomitmen dalam menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya. Langkah ini dibuktikan melalui kegiatan Subuh Keliling (Suling) yang dilaksanakan pada Jumat (09/10/2026) mulai pukul 03.30 WIB hingga selesai, bertempat di Masjid As-Sakinah, Jl. Raya Torjun, Desa Torjun, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang.

Kegiatan rohani sekaligus pemeliharaan keamanan ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Torjun KOMPOL Iwan Kusdiyanto, S.H., Kanit Binmas, Ka SPKT, Imam Subuh Masjid As-Sakinah Ustad Sohib, serta para takmir dan jemaah sholat subuh setempat.

Kapolsek Torjun KOMPOL Iwan Kusdiyanto, S.H., yang hadir mewakili Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., menjelaskan kepada awak media bahwa program Suling ini merupakan inisiasi langsung dari Kapolri baru, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Program ini dinilai memiliki hubungan strategis dan berdampak langsung terhadap pemeliharaan Kamtibmas di tingkat wilayah.

“Melalui gerakan Suling ini, pendekatan kepolisian diubah dari yang semula bersifat reaktif (hadir hanya saat ada kasus kriminal) menjadi preventif dan preemtif, yaitu hadir mencegah sebelum kejahatan terjadi. Ini juga menindaklanjuti perintah Kapolres Sampang agar seluruh anggota masif turun ke lapangan untuk berinteraksi dengan masyarakat, selaras dengan slogan baru Polri: ‘Polisi Bersama Masyarakat’,” ujar KOMPOL Iwan Kusdiyanto.

Selepas melaksanakan sholat subuh berjemaah, Kapolsek Torjun memanfaatkan mimbar masjid untuk menyampaikan sejumlah pesan penting terkait Kamtibmas secara humanis kepada para jemaah, di antaranya:

  1. Program ‘Suling’ Kapolri Baru: Menjelaskan bahwa polisi wajib hadir bersama masyarakat sejak bangun tidur (sholat subuh) hingga menjelang tidur kembali di malam hari.
  2. Pencegahan Curanmor: Mengajak masyarakat untuk menjadi ‘Polisi’ bagi diri sendiri dan pelindung bagi barang berharganya, salah satunya dengan menggunakan kunci ganda saat memarkir sepeda motor di rumah maupun di masjid.
  3. Tertib Berlalu Lintas: Mengingatkan pentingnya keselamatan di jalan raya sebagai tanggung jawab bersama, termasuk disiplin menggunakan lampu sen saat akan mengubah arah.
  4. Pengawasan Remaja: Mengimbau para orang tua agar memperketat pengawasan terhadap putra-putrinya yang berusia remaja agar tidak salah pergaulan dan terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Lebih lanjut, Kapolsek memaparkan bahwa kontribusi nyata program Suling ini meliputi deteksi dini potensi gangguan keamanan secara real-time, menekan angka kriminalitas di jam rawan fajar (seperti Curanmor, Curat, dan tawuran), mengaktifkan kembali Siskamling/ronda malam, hingga menangkal hoaks di akar rumput. Hubungan emosional yang erat ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik (public trust) sehingga masyarakat tidak ragu bermitra dengan Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Torjun juga mensosialisasikan layanan Call Center 110 yang bebas pulsa dan siaga 24 jam untuk mempermudah warga dalam melaporkan hal-hal mencurigakan di lingkungan mereka.

Kegiatan berakhir pada pukul 04.20 WIB. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Melalui sinergi program Suling ini, diharapkan tanggung jawab Kamtibmas bertransformasi menjadi tanggung jawab bersama demi mewujudkan Kabupaten Sampang yang aman, damai, dan bermartabat.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *