SAMPANG – Menghadapi dampak musim kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Sampang, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sampang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh ulama, dan ratusan elemen masyarakat menggelar Sholat Istisqa (sholat meminta hujan) secara berjamaah. Kegiatan religius ini dipusatkan di Alun-Alun Trunojoyo Sampang pada Jumat (23/10/2026) pagi.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kapolres Sampang, AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., didampingi oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Sampang serta seluruh personel perwira dan bintara. Kehadiran korps baju cokelat ini berbaur bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Sampang dan warga sekitar dalam saf-saf yang rapat.
Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., menyampaikan bahwa keikutsertaan Polri dalam Sholat Istisqa ini merupakan wujud empati sekaligus ikhtiar spiritual bersama masyarakat. Menurutnya, selain upaya penanggulangan secara teknis dan bantuan sosial, pendekatan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa menjadi pilar penting di tengah ujian kekeringan.
“Kami hadir bersama PJU dan seluruh anggota untuk bersama-sama dengan masyarakat, Forkopimda, serta para guru dan ulama kita menundukkan hati. Kita memohon ampunan sekaligus mengetuk pintu rahmat Allah SWT agar hujan yang berkah segera diturunkan di bumi Sampang,” ujar AKBP Anang Hardiyanto selepas kegiatan.
Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti Alun-Alun Trunojoyo sejak pagi hari. Prosesi ibadah diawali dengan pelaksanaan sholat dua rakaat secara berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan khotbah khusus Istisqa dan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh ulama setempat. Ratusan jamaah yang hadir tampak larut dalam doa, memohon agar kekeringan yang melanda lahan pertanian dan sumber air bersih warga dapat segera teratasi.
Melalui momentum ini, Kapolres Sampang juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menghemat penggunaan air bersih serta bersama-sama menjaga kamtibmas. Pihaknya menegaskan bahwa Polres Sampang akan terus bersiaga dan menyalurkan bantuan air bersih ke titik-titik pemukiman warga yang terdampak kekeringan paling parah.
