SAMPANG – Kepolisian Sektor (Polsek) Karang Penang jajaran Polres Sampang menggelar kegiatan Bhakti Religi berupa aksi kurve atau gotong royong membersihkan tempat ibadah pada Jumat (19/06/2026) pagi. Kegiatan sosial kemasyarakatan ini dipusatkan di Masjid Baiturrahman, Desa Karang Penang Onjur, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang.

Aksi sosial ini digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 tahun 2026 sekaligus sebagai bentuk partisipasi aktif Polri dalam kegiatan sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan diawali pada pukul 07.00 WIB dengan pelaksanaan Acara Arahan Pimpinan (AAP) yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Karang Penang, Iptu Iwan Suhadi, S.H. Setelah pengarahan selesai, seluruh personel Polsek Karang Penang langsung bergerak bersama membersihkan seluruh area Masjid Baiturrahman mulai pukul 07.10 WIB hingga pukul 09.00 WIB. Pembersihan dilakukan secara menyeluruh meliputi area halaman, bagian dalam masjid, hingga fasilitas kamar mandi.

Mewakili Kapolres Sampang AKBP Hartono, Kapolsek Karang Penang Iptu Iwan Suhadi, S.H. menyampaikan bahwa tujuan utama dari Bhakti Religi ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat toleransi antarumat beragama, dan meningkatkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

“Kami hadir untuk membantu takmir dalam menjaga kebersihan lingkungan tempat ibadah agar jamaah dan masyarakat dapat beribadah dengan lebih tenang dan nyaman. Kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi langsung di lapangan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan kedekatan emosional antara Polri dan warga,” ujar Iptu Iwan Suhadi.

Melalui momentum HUT Bhayangkara ke-80 ini, Polsek Karang Penang menegaskan komitmennya untuk selalu melindungi, mengayomi, dan melayani seluruh elemen masyarakat lintas agama tanpa memandang perbedaan, sekaligus menghidupkan kembali nilai luhur bangsa berupa semangat gotong royong.

Di sela-sela kegiatan tersebut, pihak kepolisian juga menyampaikan pesan penting terkait keamanan. Polres Sampang sangat berharap adanya peran aktif masyarakat dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Kolaborasi yang kuat dan sinergis antara warga dan aparat sangat krusial, karena stabilitas keamanan tidak bisa dicapai oleh Polri sendiri tanpa adanya kepedulian lingkungan dari masyarakat.

Warga diimbau untuk menjadi “mata dan telinga” kepolisian dengan peka membaca situasi serta mengidentifikasi potensi gangguan keamanan di lingkungan terkecil (RT/RW). Jika melihat adanya tindak pidana, kecurigaan, atau potensi konflik, warga diharapkan tidak ragu untuk melapor melalui Bhabinkamtibmas setempat maupun layanan bebas pulsa Call Center 110.

Selain itu, kepolisian mengajak masyarakat mengaktifkan kembali pos siskamling, melakukan pencegahan mandiri seperti memasang kunci ganda kendaraan, serta bijak bermedia sosial dengan tidak ikut menyebarkan isu provokatif. Orang tua dan tokoh masyarakat juga diminta lebih mengawasi aktivitas anak-anak muda guna mengantisipasi kenakalan remaja seperti aksi tawuran dan balap liar.

Seluruh rangkaian kegiatan Bhakti Religi Polsek Karang Penang di Masjid Baiturrahman berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *