Sampang – Minggu (28/01) pukul 10.00 Wib telah dilaksanakan diskusi Publik Forum Komunikasu (Forkom) Karang Durin dan mahasiswa Az-Zain di pondok pesantren Miftahul Ulum Karang Durin Dusun Tlambah Tengah, Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang Kabupaten Sampang – Jawa Timur.

Diskusi yang mengambil tema “Santri bertanya ? Pemilu menjawab ?” dihadiri Kapolres Sampang AKBP Siswantoro S.IK, MH yang di wakili Kasat Binmas Polres Sampang AKP Moh. Mohni S.Pd, Ketua KPU Sampang Addy Imansyah, Ketua Bawaslu Sampang Muhalli, MH, Forkopimcam Karang Penang, PPK dan Panwascam Karang Penang, mahasiswa serta alumni Ponpes Karang durin sekitar 80 orang.

AKP Moh. Mohni usai kegiatan diskusi mengatakan kepada awak media bahwa Polres Sampang mengapresiasi acara yang dilaksanakan keluarga besar Ponpes Miftahul Ulum Karang Durin Karang Penang.

Kasat Binmas Polres Sampang AKP Moh. Mohni S.Pd menyampaikan acara diskusi Publik Forum Komunikasu (Forkom) Karang Durin diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, penyampaian sambutan-sambutan dari pengasuh Ponpes KH. Fauzan Zaini Sholeh dan Kapolres Sampang.

Dalam sambutannya KH. Fauzan Zaini Sholeh, mengucapkan selamat datang kepada seluruh undangan yang hadir dalam kegiatan diskusi Forkom yang bertujuan terselenggaranya Pemilu Damai khususnya di Kabupaten Sampang.

KH. Fauzan Zaini mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada tanggal 14 Pebruari 2024 sesuai hati nurani masing-masing.

AKP Moh. Mohni dalam sambutannya meminta maaf kepada keluarga besar pondok pesantren Miftahul Ulum Karang Durin atas ketidak hadiran Kapolres Sampang AKBP Siswantoro di acara diskusi Publik Forum Komunikasu (Forkom) Karang Durin dan mahasiswa Az-Zain.

Di awal sambutannya Kasat Binmas Polres Sampang AKP Moh. Mohni S.Pd menjelaskan bahwa Pemilu tahun 2024 akan menjadi penentu masa depan daerah, bangsa dan negara. Dimana lewat Pemilu serentak nanti masyarakat diberikan kebebasan menentukan siapa yang layak menjadi Wakil Rakyat, Kepala Daerah hingga Presiden Republik Indonesia.

Walaupun terdapat perbedaan pandangan, sikap dan pilihan, AKP Moh. Mohni mengatakan itu merupakan hal yang sangat wajar dalam demokrasi, akan tetapi seluruh masyarakat harus saling hormat menghormati perbedaan tersebut agar tidak terjadi perpecahan yang akan menimbulkan gangguan Kamtibmas bahkan sampai mengakibatkan konflik sosial.

Selain itu AKP Moh. Mohni juga menyampaikan Pemilu 2024 adalah pesta demokrasi terbesar yang akan menjadi bukti kematangan demokrasi Indonesia dan sekaligus menjadi titik penentuan masa depan bangsa.

Untuk menyukseskan Pemilu tahun 2024, AKP Moh. Mohni mengajak peserta diskusi dan seluruh masyarakat pada tanggal 14 Pebruari 2024 untuk mendatangi tempat pemungutan suara dan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu tahun 2024.

Selain menyampaikan himbauan Pemilu Damai, AKP Moh. Mohni juga menyampaikan himbauan Kamtibmas sebagai upaya pemeliharaan Kamtibmas agar senantiasa aman, damai kondusif terbebas dari segala ancaman tindak kejahatan.

Kapolsek Kedundung Iptu Syafriwanto SH, MH sebelum meninggalkan rumah tokoh masyarakat Desa Pajeroan tersebut kembali mengajak H. Saturah untuk menyukseskan Pemilu tahun 2024 dengan selalu menjaga persatuan dan kesatuan dengan tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita hoax, ujaran kebencian serta menolak dengan tegas semua bentuk kampanye hitam yang dapat mengakibatkan konflik di masyarakat.

Kasat Binmas Polres Sampang AKP Moh. Mohni S.Pd juga kembali mengajak peserta diskusi dan seluruh masyarakat mendukung Polri dalam menciptakan Pemilu tahun 2024 tanpa hoax, isu SARA dan provokasi.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *