Sampang – Kepolisian Negara Republik Indonesia yang mempunyai tugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, Penegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat juga ikut andil dalam menyiapkan calon generasi bangsa agar menjadi generasi yang kuat dan tangguh menghadapi tantangan di era globalisasi.
Generasi muda menjadi komponen penting yang perlu dilibatkan dalam pembangunan sebuah bangsa. Hal ini dikarenakan generasi muda memiliki fisik yang kuat, pengetahuan yang baru, inovatif dan juga memiliki tingkat kreatifitas yang tinggi. Tanpa adanya peran pemuda sebuah bangsa akan sulit mengalami perubahan.
Polres Sampang melalui Unit Binmas Polsek Torjun selaku pengemban fungsi pembinaan pada hari rabu tanggal 08 Oktober 2023 pukul 08.00 Wib melaksanakan kegiatan rutin Police Goes To School ke SMP Negeri 1 Torjun Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang – Jawa Timur.
Kanit Binmas Polsek Torjun Polres Sampang Aipda Fauzi Imroni menyampaikan himbauan antisipasi terjadinya aksi perundungan atau bullying di lingkungan sekolah kepada Mawardi S.Pd selaku kepala sekolah, guru dan siswa-siswi sekolah menengah pertama yang berada di Jl. Raya Torjun – Krampon.
Kepada siswa-siswi SMP Negeri 1 Torjun, Aipda Fauzi Imroni menjelaskan bahwa generasi muda menjadi komponen penting yang perlu dilibatkan dalam pembangunan sebuah bangsa.
Hal ini dikarenakan generasi muda memiliki fisik yang kuat, pengetahuan yang baru, inovatif dan juga memiliki tingkat kreatifitas yang tinggi. Tanpa adanya peran pemuda sebuah bangsa akan sulit mengalami perubahan.
Aipda Fauzi Imroni menjelaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia yang mempunyai tugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat juga ikut andil dalam menyiapkan calon generasi bangsa agar menjadi generasi yang kuat dan tangguh menghadapi tantangan di era globalisasi.
Siswa-siswi SMP Negeri 1 Torjun diharapkan agar menjadi pelajar yang mempunyai jiwa rela berkorban, tidak mudah putus asa, memiliki rasa patriotisme dan mempunyai jiwa kebersamaan yang tinggi antar sesama serta memiliki rasa bangga mencintai negara kesatuan Republik Indonesia.
Kanit Binmas Polsek Torjun berharap sebagai generasi muda yang kekinian untuk menjadi pemimpin masa depan tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita hoax yang mengundang perpecahan dalam masyarakat.
Dengan kemajuan teknologi, hampir setiap saat muncul berita-berita yang berisikan fitnah maupun berita bohong (hoaks) yang ditulis oleh oknum tidak bertanggung jawab. Siswa-siswi SMP Negeri 1 Torjun diharapkan bisa bijak menggunakan media sosial dengan tidak berkomentar dengan ujaran kebencian, tidak menggunakan akun sosial media untuk melakukan provokasi dan menyebarkan beria hoaks.
Aipda Fauzi panggilan akrab Kanit Binmas Polsek Torjun menegaskan para siswa-siswi harus menggunakan akun sosial medianya untuk menangkal berita hoaks dengan cara menyebarkan informasi yang benar dan tidak mudah tergiring opini-opini yang belum pasti kebenarannya.
Selain itu Aipda Fauzi juga berpesan kepada siswa-siswi SMP Negeri 1 Torjun untuk menjadi pelajar yang mempunyai jiwa pekerja keras dengan terus belajar menuntut ilmu baik pendidikan umum maupun ilmu agama guna meningkatkan kualitas diri agar mampu bersaing dengan para calon penerus bangsa lainnya.
Kepada seluruh peserta pembinaan dan penyuluhan, Aipda Fauzi memberikan contoh bentuk-bentuk generasi muda dalam mengisi kemerdekaan yaitu dengan selalu menjaga kerukunan antar pelajar, tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan orang lain, selalu berkontribusi memajukan bangsa dan negara dengan tidak melupakan budaya ketimuran Indonesia.
Siswa-siswi SMP Negeri 1 Torjun di harapkan untuk mencegah dan menghindari perbuatan-perbuatan yang tidak terpuji seperti penyalahgunaan Narkoba, minuman keras, seks bebas, pornografi, kekerasan seksual pada anak, tindak kekerasan, tawuran, kebut-kebutan di jalan dan tindakan berbahaya lainnya.
Terkait maraknya informasi terjadinya aksi perundungan dan bullying di beberapa tempat di luar Kabupaten Sampang, Aipda Fauzi menyampaikan bahwa selaku calon generasi bangsa diharapkan seluruh siswa-siswi untuk selalu saling hormat menghormati sesama teman, selalu menjaga kebersamaan dan kekompakan dilingkungan sekolah maupun di lingkungan rumah.
Salah satu menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekompakan dilingkungan sekolah yaitu dengan menjadwalkan dan patuh melaksanakan piket kelas, belajar kelompok, olahraga bersama, kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah, sering melakukan diskusi kelompok, membantu teman yang sakit atau terkena musibah dan kegiatan posisitf lainnya.
Polres Sampang sangat mengecam keras terjadinya aksi perundungan atau bullying karena bisa memengaruhi kesehatan mental korban maupun pelaku, seperti memicu timbulnya gangguan emosi, masalah mental, gangguan tidur, penurunan prestasi, dan lain sebagainya.
Sekolah seharusnya menjadi tempat aman bagi murid untuk menuntut ilmu dan di harapkan segala bentuk perundungan tidak terjadi dilingkungan sekolah.
Kanit Binmas Polsek Torjun Polres Sampang Aipda Fauzi Imroni berharap kepada kepala sekolah Mawardi S.Pd dan seluruh guru SMP Negeri 1 Torjun untuk lebih meningkatkan pengawasan dan kepedulian kepada siswa-siswi agar perundungan atau bulling tidak terjadi di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
