Sampang – Beberapa hari yang lalu wilayah Kecamatan Jrengik dilanda bencana alam banjir akibat meluapnya air sungai panyiburan di Desa Panyepen.

Hal ini di sampaikan Aiptu Buhari saat di temui awak media di jalan raya nasional tepatnya di Desa Panyepen Kecamatan Jrengik Sampang – Jawa Timur, rabu (13/03) pukul 10.00 Wib.

Aiptu Buhari menjelaskan akibat banjir tersebut menyebabkan arus lalu lintas Bangkalan – Sampang terputus akibat tingginya air kiriman dari Kecamatan Tambelangan dan Kecamatan Konang Bangkalan.

Kepada awak media Kanit Propam Polsek Jrengik menuturkan bahwa luapan air dari sungai panyiburan sudah surut akan tetapi masih terdapat genangan air diantaranya :

  1. Dusun Bakbatoh Desa Panyepen dan sekitarnya kedalaman air ± 60 Cm.
  2. Jl. Raya Panyepen, dengan kedalaman air ± 50 Cm
  3. Desa Majangan, dengan kedalaman air ± 80 Cm.
  4. Desa Margantoko dengan kedalaman air ± 80 Cm

Selain itu bahu jalan raya nasional di Desa Panyepen terlihat longsor akibat tergerus air banjir yang sangat deras sekali arusnya.

Untuk mengantisipasi kejadian kecelakaan lalu lintas, Polsek Jrengik dengan di bantu personil Koramil Jrengik memasang police line di lokasi bahu jalan yang longsor.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *