Sampang – Polri bersama instansi terkait masih terus berupaya mengatasi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Salah satu upaya Polri dalam mencegah meluasnya wabah PMK adalah kegiatan personil Polsek Sampang kesatuan Polres Sampang pada hari rabu (14/09/2022) di Desa Tanggumong Kecamatan Sampang.

Bhabinkamtibmas Desa Tanggumong Polsek Sampang Polres Sampang Bripka Alfan Rahman Hakim melakukan pengamanan sekaligus pendampingan tim vaksinator dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang yang melaksanakan vaksinasi terhadap hewan ternak.

Bripka Alfan mengatakan kepada awak media bahwa pada hari rabu tanggal 14 September pukul 08.30 Wib bersama drh. Uce Sugiharti koordinator Puskeswan Sampang, Muntadir Fiqri ST dan Ali Mahrus S.Pt selaku Nakeswan Sampang mendatangi para pemilik hewan di Desa Tangumong Sampang.

Selain memberikan vaksinasi kepada hewan ternak, dokter hewan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang memberikan pemahaman kepada pemilik sapi terkait pelaksanaan dan tahapan vaksinasi.

Dalam pelaksanaannya dilapangan petugas gabungan mendata para pemilik hewan ternak baik nama dan alamat sekaligus menanyakan kondisi hewan. Setelah itu petugas dari Puskeswan meminta ijin atau persetujuan pemilik hewan ternak untuk memberikan vaksinasi guna mencegah penyebaran PMK di wilayah Kecamatan Sampang.

Dokter hewan juga menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak panik dan takut karena virus PMK hanya menular kepada hewan ruminansia seperti sapi, kuda, kambing domba dan lainnya. Akan tetapi manusia bisa menjadi sarana penyebaran wabah PMK apabila para pemilik hewan ternak kurang menjaga kebersihan kandang, kebersihan fisik hewan dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang pencegahan penyakit mulut dan kuku.

Team pencegahan wabah PMK Kecamatan Sampang juga mengatakan kepada para pemilik sapi untuk segera menghubungi petugas kesehatan hewan (Mantri hewan) apabila ternak mereka mengalami penurunan kesehatan dengan ciri-ciri seperti demam hingga 39-41 Derajat Celcius, Pembengkakan kelenjar, terutama di daerah mandibula/rahang bawah, Terdapat luka di sekitar mulut, moncong, gusi, kuku, hingga ambing atau payudara, Produksi air liur tinggi, Hewan ternak kesulitan menelan makanan, Hewan tidak mau makan, Hewan bernapas dengan cepat dan kesulitan berdiri dan Luka pada kuku mengakibatkan kuku ternak terlepas.

Petugas dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang juga memberikan Vit. B-Komplex dan Obat Cacing kepada para pemilik hewan ternak.

Sampai akhir kegiatan vaksinasi hewan ternak, Bripka Alfan menjelaskan sebanyak 40 ekor sapi telah melaksanakan vaksinasi menggunakan vaksin atrofor dan sampai akhir kegiatan situasi Kamtibmas Desa Tanggumong dalam keadaan aman kondusif serta acara vaksinasi berjalan lancar.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *