Sampang – Polres Sampang dan Polsek jajarannya terus melaksanakan pendampingan dan pengamanan Tenaga Kesehatan (Nakes) dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di seluruh wilayah Kabupaten Sampang.

Salah satu bentuk nyata dukungan Polres Sampang dalam pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Sampang terlihat dari kegiatan Bripka Eddy S selaku Polmas Desa Nepa, kamis (11/07) pukul 09.00 Wib.

Bripka Eddy S kepada awak media ini mengatakan bahwa di Balai Desa Nepa telah dilaksanakan rembuk stunting yang di hadiri tim Pukesmas Bringkoning, Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Banyuates, Pj. Kades Nepa, tokoh masyarakat, kader posyandu, PKK, dan perwakilan tokoh masyarakat Desa Nepa.

Dalam kegiatan tersebut, tim Puskesmas Bringkoning dan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana Kecamatan Banyuates mengatakan bahwa Desa Nepa tidak masuk dalam Desa Stunting.

Kapolres Sampang AKBP Siswantoro S.IK, MH yang di wakili Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie SH, MH, M.Psi saat di hubungi awak media menyampaikan bahwa Polres Sampang sangat mendukung pemerintah dalam penanganan stunting di Kabupaten Sampang.

Dalam rangka mendukung program pemerintah menangani stunting, Polres Sampang dan Polsek jajarannya maksimalkan anggota untuk membantu kegiatan Pos Pelayanan Kesehatan Terpadu (Posyandu) di seluruh wilayah Kabupaten Sampang.

Ipda Dedy Dely menjelaskan dalam pencegahan stunting, Polres Sampang melibatkan Polisi RW, Bhabinkamtibmas dan Polmas Polres Sampang untuk selalu hadir melaksanakan pengamanan sekaligus membantu kader Posyandu melakukan pendataan sekaligus memberikan himbauan kepada ibu-ibu khususnya yang memiliki anak balita untuk rutin memeriksakan kesehatannya di Posyandu terdekat.

Ipda Dedy Dely menegaskan bahwa pelayanan Kepolisian ini merupakan tindak lanjut perintah pimpinan Polri dan arahan Kapolres Sampang untuk selalu hadir dalam berbagai kegiatan Posyandu di desa binaannya.

Lebih lanjut Ipda Dedy Dely mengatakan kegiatan ini wujud komitmen Polres Sampang dalam mewujudkan Kabupaten Sampang menjadi zero new stunting tahun 2024.

Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie menyebut untuk mencapai tujuan tersebut menjadi tanggung jawab semua elemen strategis yang ada di Kabupaten Sampang.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya yang bertugas sebagai pelindung, pengayom dan pelindung masyarakat tentu harus senantiasa hadir di tengah setiap kegiatan masyarakat termasuk dalam kegiatan penanganan stunting.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *