SAMPANG – Kepolisian Sektor (Polsek) Jrengik jajaran Polres Sampang menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dan menggandeng seluruh elemen kepemudaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Kapolsek Jrengik dalam pembukaan Pelatihan Dasar Kepemimpinan (PKD) Ansor II di Pondok Pesantren Dirayul Mualimiyah, Dusun Aermata, Desa Jungkarang, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (18/09/2026) sore ini mengusung tema “Tanam, Rawat, Bermanfaat”. Giat ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Jrengik AKP Achmad Zainudin, Danramil 0828/06 Jrengik Kapten Inf Sufyan, Camat Jrengik Khoirul Anam, S.Pd.MM, PJ Kades Jungkarang Abd Hamid, serta tokoh pemuda Nahdliyin seperti Ketua PC Ansor Kabupaten Sampang Lora Ali Mahrus dan Ketua PAC Ansor Jrengik Munadi (Gus Acong).
Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, S.IK, melalui Kapolsek Jrengik AKP Achmad Zainudin, menyatakan bahwa kehadiran jajaran TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan merupakan bukti nyata sinergi tiga pilar dalam mendukung hal positif di masyarakat.
“Kehadiran kami di acara ini adalah wujud nyata bahwa Polri selalu ada dan siap mengawal setiap kegiatan positif masyarakat. Kami sadar bahwa kepolisian tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga Harkamtibmas. Oleh sebab itu, kami mengajak seluruh undangan, pengurus, dan kader Ansor untuk terus bersinergi dan bermitra dengan Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah,” ujar AKP Achmad Zainudin.
Pelatihan kepemimpinan yang dipimpin oleh Moh Holik selaku Ketua Panitia ini diikuti oleh sekitar 50 orang, termasuk 27 peserta PKD II. Pelatihan dasar ini direncanakan akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 18 hingga 21 September 2026.
Tujuan utama dari PKD ini adalah untuk mencetak kader pemimpin yang militan, disiplin, dan berhaluan Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah. Selain memperdalam pemahaman tentang Ke-Ansor-an dan Ke-NU-an, para peserta juga dipersiapkan untuk menjadi calon pengurus di tingkat Ranting hingga Cabang dengan mental kepemimpinan, manajemen organisasi, serta kepekaan sosial yang kuat.
Acara pembukaan diawali dengan doa bersama, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Lora Ainul Yaqin, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan Mars dan Hymne Ansor. Seluruh rangkaian pembukaan berjalan dengan khidmat, aman, dan lancar.
