SAMPANG – Polres Sampang secara resmi meluncurkan program “Polisi Jogo Sekolah” melalui apel besar yang digelar di lapangan Mapolres Sampang pada Jumat, 23 Oktober 2026. Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto S.IK ini dihadiri oleh PJU Polres, personel kepolisian, serta perwakilan kepala sekolah, guru, dan pelajar tingkat SMA se-Kabupaten Sampang.

Program yang diinisiasi oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono ini menjadi langkah konkret Korps Bhayangkara dalam melakukan pembinaan dini (preemtif). Fokus utamanya adalah memutus rantai perundungan (bullying), tawuran pelajar, serta penyalahgunaan narkoba di lingkungan institusi pendidikan.

Dalam amanatnya di depan ratusan pelajar, Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto menekankan pentingnya membekali generasi muda dengan nilai-nilai positif. Ia menitipkan lima pesan utama kepada para siswa, yakni menjauhi kenakalan remaja, bijak dan beretika dalam menggunakan media sosial, menanamkan disiplin, fokus meraih prestasi, serta tidak takut melaporkan segala bentuk kekerasan atau intimidasi kepada pihak berwenang.

“Generasi muda ini yang akan mengisi momentum Indonesia Emas 2045. Kita harus menjaga mereka dari perundungan, tawuran, narkoba, serta pengaruh negatif lainnya,” ujar AKBP Anang Hardiyanto saat memberikan keterangan kepada awak media pasca-kegiatan.

Selain kepada pelajar, Kapolres juga mengajak para guru dan pihak sekolah untuk memperketat pengawasan. Ada enam poin arahan yang ditekankan kepada dewan guru, mulai dari pembinaan karakter, pencegahan siber dan narkoba, hingga penguatan sinergi komunikasi bersama orang tua murid dan pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas.

AKBP Anang menginstruksikan kepada seluruh jajarannya agar program ini dijalankan dengan pendekatan yang humanis dan persuasif, bukan sekadar agenda seremonial belaka. Personel di lapangan diharapkan mampu memposisikan diri sebagai orang tua asuh sekaligus sahabat yang memberikan rasa aman bagi para siswa.

“Kami ingin polisi menjadi orang tua asuh sekaligus sahabat bagi anak sekolah. Mereka harus merasa dekat, tidak takut, dan percaya bahwa kepolisian hadir untuk melindungi,” tegasnya.

Ke depan, Polres Sampang akan melakukan pemetaan berkala di setiap wilayah untuk mengoptimalkan penempatan personel pendamping di sekolah-sekolah. Langkah strategis ini juga akan segera diterapkan oleh seluruh Polsek jajaran demi mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan hukum.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *