Sampang – Generasi muda menjadi komponen penting yang perlu dilibatkan dalam pembangunan sebuah bangsa. Hal ini dikarenakan generasi muda memiliki fisik yang kuat, pengetahuan yang baru, inovatif dan juga memiliki tingkat kreatifitas yang tinggi. Tanpa adanya peran pemuda sebuah bangsa akan sulit mengalami perubahan.
Kepolisian Negara Republik Indonesia yang mempunyai tugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, Penegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat juga ikut andil dalam menyiapkan calon generasi bangsa agar menjadi generasi yang kuat dan tangguh menghadapi tantangan di era globalisasi.
Sebagai pengemban fungsi pembinaan pada hari selasa tanggal 24 Oktober 2023 pukul 21.00 Wib Kanit Binmas Polsek Kedundung Aipda Rudianto melaksanakan kegiatan rutin patroli Harkamtibmas beserta Ka SPKT Polsek Kedundung Aiptu Arief Wibowo SH dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta pencegahan terjadinya gangguan Kamtibmas.
Kegiatan yang dipimpin Ka SPKT Polsek Kedundung Aiptu Arief Wibowo SH menitik beratkan kegiatan pemantauan Kamtibmas obyek-obyek vital, aktifitas masyarakat dan daerah rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Selain kegiatan tersebut personil Polsek Kedundung juga melaksanakan patroli dialogis dengan warga masyarakat untuk menggali semua informasi terkait situasi lingkungan sekaligus penyampaian himbauan Kepolisian dalam rangka meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan tempat tinggalnya.
Aiptu Arief Wibowo dan Aipda Rudianto mendatangi Pos Kamling yang berada di Dusun Lenteng Desa Moktesareh karena di tempat tersebut terlihat banyak anak-anak muda yang sedang duduk-duduk sembari memainkan handphone.
Kepada para pemuda tersebut Aipda Rudianto menghimbau untuk yang masih bersekolah untuk pulang kerumahnya masing-masing karena besok mereka masuk sekolah.
Selain itu para pemuda tersebut generasi muda yang akan menjadi pemimpin masa depan untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita hoax yang mengundang perpecahan dalam masyarakat.
Dengan kemajuan teknologi, dan banyaknya berita-berita yang berisikan fitnah maupun berita bohong (hoaks) yang ditulis oleh oknum tidak bertanggung jawab, pemuda Desa Moktesareh diharapkan bisa bijak menggunakan media sosial dengan tidak berkomentar dengan ujaran kebencian, tidak menggunakan akun sosial media untuk melakukan provokasi dan menyebarkan beria hoaks.
Terkait maraknya informasi terjadinya aksi perundungan dan bullying di beberapa tempat di luar Kabupaten Sampang, Aipda Rudianto menyampaikan bahwa selaku calon generasi bangsa diharapkan seluruh siswa-siswi untuk selalu saling hormat menghormati sesama teman, selalu menjaga kebersamaan dan kekompakan dilingkungan sekolah maupun di lingkungan rumah.
Salah satu menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekompakan dilingkungan sekolah yaitu dengan menjadwalkan dan patuh melaksanakan piket kelas, belajar kelompok, olahraga bersama, kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah, sering melakukan diskusi kelompok, membantu teman yang sakit atau terkena musibah dan kegiatan posisitf lainnya.
Polres Sampang sangat mengecam keras terjadinya aksi perundungan atau bullying karena bisa memengaruhi kesehatan mental korban maupun pelaku, seperti memicu timbulnya gangguan emosi, masalah mental, gangguan tidur, penurunan prestasi, dan lain sebagainya.
Para pemuda Desa Moktesareh diharapkan bisa menjadi mitra Polri dengan ikut serta menjaga Kamtibmas sekitar tempat tinggalnya dan menjauhi perbuatan yang dapat mengganggu kepentingan umum.
