SAMPANG – Polsek Sokobanah berkomitmen penuh untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan kesadaran hukum bagi generasi muda sejak dini. Langkah nyata ini diwujudkan oleh Ps. Kapolsek Sokobanah Iptu Reza Hilmy Widi Putra bersama Ps. Kanit Binmas Bripka Moh. Fakhruddin melalui kegiatan Police Goes To School dengan menjadi Pembina Upacara di UPTD SMPN 1 Sokobanah, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, pada Senin, 14 September 2026 pagi.

Upacara bendera yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah UPTD SMPN 1 Sokobanah M. Junaidi Abdullah, jajaran dewan guru, staf, serta diikuti dengan khidmat oleh seluruh siswa-siswi.

Mewakili Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., Ps. Kapolsek Sokobanah Iptu Reza Hilmy Widi Putra menjelaskan bahwa program Police Goes to School merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di lingkungan pendidikan. Tujuan utama dari program ini adalah untuk memberikan edukasi, membina kedisiplinan, serta membangun kesadaran hukum bagi para pelajar di sekolah.

Program ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Sampang dalam mendekatkan Polri dengan pelajar sekaligus sebagai upaya pembinaan karakter sejak dini. Melalui kegiatan Polisi Pembina Upacara yang menjadi program unggulan Ditbinmas Polda Jatim ini, Polri berkomitmen penuh mendukung generasi muda menjadi sumber daya manusia yang unggul untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Langkah ini juga efektif untuk memupuk hubungan yang harmonis serta membangun kepercayaan agar kehadiran Polri di sekolah menjadi teladan positif bagi para siswa.

Dalam amanatnya, Kapolsek mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut wajib menyampaikan materi edukasi keselamatan berlalu lintas, pencegahan kenakalan remaja dan kriminalitas, serta pembinaan karakter dan kesadaran hukum. Termasuk di dalamnya edukasi agar berhati-hati dan mematuhi aturan berlalu lintas saat berangkat maupun pulang sekolah.

Beberapa poin krusial juga ditekankan kepada siswa, antara lain imbauan untuk menjauhi narkoba dan tidak sekali-kali mencoba memakainya karena dapat merusak masa depan. Pelajar juga diingatkan secara tegas agar tidak bermain judi online karena tindakan tersebut terbukti merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Lebih lanjut, Kapolsek mengutarakan keinginannya agar sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman dalam menimba ilmu. Pihak kepolisian mengajak semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan sekolah yang ramah anak, jauh dari aksi bullying atau perundungan dan kenakalan lainnya yang dapat mengganggu aktivitas belajar-mengajar. Siswa juga diminta untuk selalu disiplin mengikuti KBM, menaati tata tertib sekolah, serta menghormati orang tua dan guru dengan menjaga sopan santun.

Di akhir kegiatan, disosialisasikan pula layanan Call Center 110 bebas pulsa yang dapat dihubungi kapan saja oleh warga sekolah maupun masyarakat jika ada kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi. Seluruh rangkaian upacara bendera dan penyuluhan berjalan dengan tertib, aman, lancar, serta ditutup dalam keadaan yang kondusif.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *