Sampang – Satuan Binmas (Satbinmas) Polres Sampang berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mempersiapkan generasi muda yang tangguh. Langkah ini diwujudkan dengan memberikan pembekalan moral dan hukum kepada para santri baru guna menyambut visi Indonesia Emas 2045.
Pada Rabu pagi (08/07/2026) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, Satbinmas Polres Sampang menggelar sosialisasi khusus mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA dan pencegahan kenakalan remaja. Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren (PP) Darul Ulum 2, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, bertepatan dengan momen Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat SMP dan SMK.
Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Sampang AKP Moh. Mohni, S.Pd., didampingi jajaran personel Satbinmas lainnya, yaitu Kanit Bhabinkamtibmas Aipda Doddy Fitria D, S.H., M.H, Kanit Binpolmas Bripka Miftahol Arifin, Banit Bintibsos Briptu Lukmanul Hakim dan Banit Binpolmas Bripda Dito Pandu Krismawijaya, A.Md.Pi.
Kehadiran tim Satbinmas disambut hangat oleh Kepala Sekolah PP Darul Ulum, para guru, serta ratusan santriwan dan santriwati yang menjadi peserta sosialisasi.
Dalam paparannya, AKP Moh. Mohni menjelaskan bahwa tujuan utama pemberian materi ini adalah wujud nyata dukungan Polres Sampang terhadap program pemerintah dalam menyiapkan generasi emas. Ia berharap para siswa-siswi dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berprestasi, serta berguna bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan negara.
“Kami ingin meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para santri agar mampu menjauhi narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA). Selain itu, kami membekali mereka agar tidak terjerumus dalam bentuk kenakalan remaja, seperti perundungan (bullying), tawuran, pergaulan bebas, maupun penyalahgunaan media sosial,” jelas AKP Moh. Mohni.
Kasat Binmas juga mengajak seluruh santriwan dan santriwati untuk membentengi diri dengan memperkuat keimanan, menjaga kedisiplinan, serta selektif dalam memilih lingkungan pergaulan. Para peserta diimbau agar berani menolak ajakan negatif, mematuhi tata tertib sekolah dan pondok pesantren, menghormati guru serta orang tua, dan turut aktif menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Melalui edukasi intensif ini, diharapkan para santri PP Darul Ulum 2 dapat menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, tertib, religius, serta bersih dari ancaman NAPZA.
Seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi MPLS berjalan dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari para santri.
