SAMPANG – Guna memberikan rasa aman kepada umat Muslim yang menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan 1447 H, Polsek Sampang Kota jajaran Polres Sampang melaksanakan Patroli Blue Light menjelang waktu salat Isya dan salat Tarawih. Kegiatan ini menyasar sejumlah masjid di area perkotaan, salah satunya di Masjid Irsyadus Sholihin, Jl. Syamsul Arifin, Kelurahan Polagan, Kabupaten Sampang, pada Senin malam (23/02/2026).
Patroli yang dimulai pukul 19.20 WIB ini dilaksanakan oleh personel piket SPKT Polsek Sampang Kota, yakni Aiptu Yunus S. dan Aipda Heriyanto. Dengan menyalakan lampu rotator biru (Blue Light), kehadiran petugas di lokasi ibadah bertujuan untuk mempersempit ruang gerak pelaku tindak kriminalitas 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).
Dalam giat tersebut, petugas kepolisian melakukan pengawasan ketat di area parkir masjid. Personel di lapangan juga memberikan imbauan Kamtibmas secara langsung kepada jamaah agar memarkir kendaraan dengan rapi dan memastikan motor dalam kondisi terkunci setir sebelum masuk ke dalam masjid.
Tak hanya kepada jamaah, petugas juga memberikan arahan khusus kepada juru parkir setempat. Mengingat tren pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang cenderung meningkat, petugas parkir diminta untuk tetap waspada dan tidak lengah dalam mengawasi kendaraan milik jamaah.
Kapolres Sampang melalui Kapolsek Sampang Kota, Iptu Indarta H., S.H., M.M., menegaskan bahwa patroli ini merupakan komitmen Polri dalam menghadirkan rasa aman selama bulan suci Ramadan.
“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan jamaah dapat melaksanakan ibadah salat Isya dan Tarawih dengan tenang tanpa rasa khawatir akan keamanan kendaraan mereka. Kami juga terus mengingatkan warga untuk selalu menggunakan kunci ganda sebagai proteksi tambahan,” ujar Iptu Indarta.
Rangkaian kegiatan patroli ini berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Dengan adanya kehadiran Polri di lapangan, diharapkan stabilitas keamanan di wilayah Kota Sampang tetap terjaga selama bulan Ramadan. Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan hal mencurigakan melalui layanan darurat Call Center 110.
