Sampang – Generasi muda menjadi komponen penting yang perlu dilibatkan dalam pembangunan sebuah bangsa. Hal ini dikarenakan generasi muda memiliki fisik yang kuat, pengetahuan yang baru, inovatif dan juga memiliki tingkat kreatifitas yang tinggi. Tanpa adanya peran pemuda sebuah bangsa akan sulit mengalami perubahan.

Kepolisian Negara Republik Indonesia yang mempunyai tugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, Penegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat juga ikut andil dalam menyiapkan calon generasi bangsa agar menjadi generasi yang kuat dan tangguh menghadapi tantangan di era globalisasi.

Kapolsek Pangarengan Ipda Iwan Suhadi SH dan anggotanya pada hari kamis (02/11/2023) melaksanakan himbauan kepada pemuda Desa Apaan Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang.

Saat melaksanakan patroli Harkamtibmas dalam upaya pemeliharaan Kamtibmas wilayah hukum Pangarengan, Ipda Iwan Suhadi mendatangi salah satu warung kopi yang berada di Desa Apaan karena di tempat tersebut terlihat banyak anak-anak muda yang sedang duduk-duduk sembari memainkan handphone.

Kepada para pemuda tersebut Ipda Iwan Suhadi menghimbau untuk yang masih bersekolah untuk pulang kerumahnya masing-masing karena besok mereka masuk sekolah.

Selain itu Ipda Iwan Suhadi menjelaskan kepada para pemuda tersebut adalah generasi muda yang akan menjadi pemimpin masa depan untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita hoax yang mengundang perpecahan dalam masyarakat.

Dengan kemajuan teknologi, dan banyaknya berita-berita yang berisikan fitnah maupun berita bohong (hoaks) yang ditulis oleh oknum tidak bertanggung jawab, pemuda Desa Apaan diharapkan bisa bijak menggunakan media sosial dengan tidak berkomentar dengan ujaran kebencian, tidak menggunakan akun sosial media untuk melakukan provokasi dan menyebarkan beria hoaks.

Terkait maraknya informasi terjadinya aksi perundungan dan bullying di beberapa tempat di luar Kabupaten Sampang, Ipda Iwan Suhadi menyampaikan bahwa selaku calon generasi bangsa diharapkan seluruh siswa-siswi untuk selalu saling hormat menghormati sesama teman, selalu menjaga kebersamaan dan kekompakan dilingkungan sekolah maupun di lingkungan rumah.

Salah satu menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekompakan dilingkungan sekolah yaitu dengan menjadwalkan dan patuh melaksanakan piket kelas, belajar kelompok, olahraga bersama, kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah, sering melakukan diskusi kelompok, membantu teman yang sakit atau terkena musibah dan kegiatan posisitf lainnya.

Polres Sampang sangat mengecam keras terjadinya aksi perundungan atau bullying karena bisa memengaruhi kesehatan mental korban maupun pelaku, seperti memicu timbulnya gangguan emosi, masalah mental, gangguan tidur, penurunan prestasi, dan lain sebagainya.

Para pemuda Desa Apaan diharapkan bisa menjadi mitra Polri dengan ikut serta menjaga Kamtibmas sekitar tempat tinggalnya dan menjauhi perbuatan yang dapat mengganggu kepentingan umum.

Pemuda Desa Apaan yang duduk-duduk di depan warung di berikan penjelasan oleh Kapolsek Pangarengan bahwa Pemilu tahun 2024 akan menjadi penentu masa depan daerah, bangsa dan negara. Dimana lewat Pemilu serentak nanti masyarakat diberikan kebebasan menentukan siapa yang layak menjadi Wakil Rakyat, Kepala Daerah hingga Presiden Republik Indonesia.

Seluruh elemen masyarakat di harapkan untuk mendukung dan membantu Polri dan TNI dalam menjaga keamanan serta mensukseskan pemilu 2024 dapat berlangsung Langsung, Umum, Bebas, Rahasia (Luber) dan Jujur, dan Adil (Jurdil) sesuai asas penyelenggaraan Pemilu di Indonesia.

Ipda Iwan Suhadi berharap para pemuda untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah persaudaraan dan mengganggu jalannya pesta demokrasi.

Walaupun terdapat perbedaan pilihan Caleg, Capres dan Cawapres, masyarakat di harapkan untuk tetap menjaga kerukunan antar warga dan menghargai perbedaan tersebut agar terwujudnya Pemilu damai di tahun 2024.

Lebih dari pada itu para pemuda tersebut diharapkan untuk bersama-sama masyarakat lainnya untuk menangkal berita hoaks dan ujaran kebencian yang dapat mengganggu jalannya pemilu 2024.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *