SAMPANG – Desa Ragung yang terletak di Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, berhasil mengukir prestasi gemilang dengan menembus 10 besar penilaian Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dalam program “Jogo Jawa Timur” tahun 2026. Menindaklanjuti capaian tersebut, Tim Verifikasi Provinsi Jawa Timur turun langsung ke lapangan untuk melakukan penilaian lanjutan di Dusun Ragung Barat, Desa Ragung, pada Minggu, 4 Oktober 2026.

Kehadiran tim penilai yang dipimpin oleh M. Subkhan Khasaugi, S.STP., M.HP., bersama perwakilan Dit Binmas Polda Jatim Aiptu Bambang dan Bakorwil 1 Madiun Yeni Afriani, S.Sos., disambut hangat dengan pengalungan kain batik khas oleh Plt. Camat Pangarengan Mohammad Junaidi, S.Sos. Agenda penting yang diikuti oleh sekitar 40 peserta ini dipimpin oleh Penanggung Jawab (PJ) Kepala Desa Ragung, Jumadi, SE., serta dihadiri jajaran Forkopimcam termasuk Kapolsek Pangarengan Ipda Sujianto, SH., Danposramil Pangarengan Peltu Karmuji, Kasat Pol PP Kabupaten Sampang Suaidi Asikin, tokoh agama, serta anggota Satlinmas setempat.

Mewakili Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., Kapolsek Pangarengan Ipda Sujianto, SH., menjelaskan bahwa verifikasi lapangan ini bertujuan memvalidasi kesiapan nyata di area kerja. Pemeriksaan meliputi kompetensi personel, ketersediaan sarana dan prasarana penunjang, kerapian administrasi, hingga simulasi taktis pelaksanaan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Desa Ragung.

Dalam sambutannya, PJ. Kepala Desa Ragung Jumadi, SE., menegaskan bahwa bagi warganya, siskamling bukan sekadar rutinitas ronda malam. Aktivitas ini merupakan pilar gotong-royong terstruktur yang melibatkan pembagian kelompok warga secara bergiliran untuk berpatroli pada jam-jam rawan. Demi memperluas jangkauan pemantauan, Desa Ragung bahkan membangun sinergi komunikasi bersama organisasi Orari, TNI, Polri, serta tokoh pemuda dan agama lokal.

Apresiasi tinggi datang langsung dari Kasat Pol PP Kabupaten Sampang Suaidi Asikin, yang bangga karena penilaian tingkat provinsi kini berhasil menyentuh tingkat desa, bukan lagi berpusat di area perkotaan. Hal senada diungkapkan Ketua Tim Penilai Jawa Timur, M. Subkhan Khasaugi. Ia mengagumi keberanian dan kesiapan Kabupaten Sampang sebagai satu-satunya perwakilan dari Pulau Madura yang siap berkompetisi di ajang bergengsi ini.

“Kami hadir bukan sekadar untuk menilai, melainkan untuk memberi suntikan semangat bagi jajaran pamong di Kabupaten Sampang. Melalui ruang diskusi ini, teknis pengamanan akan terus kita selaraskan dengan kearifan lokal agar pelayanan dan perlindungan masyarakat semakin prima,” pungkas M. Subkhan.

Usai melakukan verifikasi faktual lapangan dan pengecekan berkas administrasi, tim penilai memberikan catatan kesan dan pesan positif bagi kemajuan Satlinmas Desa Ragung. Seluruh rangkaian acara penilaian ditutup dengan sesi foto bersama dan berakhir pada pukul 11.50 WIB dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *