SAMPANG – Sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap masa depan generasi penerus bangsa, Satbinmas Polres Sampang jajaran Polda Jatim menggelar kegiatan sosialisasi bahaya narkoba. Kegiatan pembinaan dan penyuluhan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Ittihad Al Islami Camplong (Pondok Putra), Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, pada Rabu, 2 September 2026 siang.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.40 WIB ini dihadiri langsung oleh Ps. Kanit Bintibsos Satbinmas Polres Sampang Aiptu Liwail Amri, S.H., Kepala MA Ponpes Al Ittihad Al Islami Camplong Ust. Mughni Musa, Lc, M.Ag., serta diikuti oleh ratusan santri tingkat SMP dan MA. Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Kepala MA, dilanjutkan pemaparan materi inti, dan ditutup dengan ibadah sholat dzuhur berjamaah.
Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, S.IK, melalui Kasat Binmas Polres Sampang AKP Moh. Mohni, S.Pd., menjelaskan bahwa program Police Goes to School ini merupakan tindak lanjut arahan pimpinan Polri. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan Polres Sampang dalam mengedukasi karakter generasi muda sekaligus mendekatkan Polri dengan kalangan pelajar.
“Pemaparan materi kali ini mengusung tema ‘Generasi Cerdas, Bangsa Berkelas: Katakan Tidak pada Narkoba!’. Kami ingin menanamkan nilai-nilai positif sejak dini agar para santri senantiasa meningkatkan kedisiplinan, rajin belajar, serta patuh terhadap peraturan demi mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak,” ujar AKP Moh. Mohni, S.Pd.
Lebih lanjut, Kasat Binmas menegaskan dukungan penuh Polri terhadap dunia pendidikan agar anak-anak tumbuh menjadi generasi berdaya saing global untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Selain menyoroti bahaya narkoba, pihak kepolisian juga menaruh perhatian besar agar kasus perundungan (bullying) serta segala bentuk kenakalan remaja tidak terjadi di wilayah hukum Kabupaten Sampang.
Melalui sinergi yang harmonis di lembaga pendidikan seperti pondok pesantren ini, Polres Sampang berharap dapat terus membangun benteng pertahanan moral bagi para pelajar. Seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi tersebut berjalan dengan aman, tertib, lancar, serta kondusif.
