SAMPANG – Mengimplementasikan program prioritas Kapolri sekaligus mempererat jalinan silaturahmi di akar rumput, Polsek Torjun Polres Sampang melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling). Kegiatan keagamaan yang dipadukan dengan dialog kamtibmas ini dilangsungkan di Masjid As Syuro’iyah, Desa Krampon, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Sabtu (24/10/2026) fajar.
Agenda yang dimulai pukul 03.45 WIB hingga selesai tersebut dihadiri langsung oleh Kapolsek Torjun Kompol Iwan Kusdiyanto, S.H., bersama dua personel Polsek Torjun. Tampak hadir pula Imam sholat Subuh Ustadz Ali Ridho beserta kurang lebih 30 jemaah dari warga sekitar yang memadati masjid.
Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto S.IK, melalui Kapolsek Torjun Kompol Iwan Kusdiyanto, S.H., menerangkan kepada awak media bahwa Program Subuh Keliling ini merupakan instrumen strategis yang diinisiasi oleh Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto guna mengubah paradigma kepolisian menjadi lebih preemtif dan preventif.
“Melalui Suling, kami mengubah pola pendekatan dari reaktif atau sekadar hadir saat ada tindak pidana, menjadi proaktif mencegah potensi kejahatan sebelum terjadi. Ini selaras dengan amanat Kapolres Sampang agar jajaran memasifkan interaksi lapangan di bawah slogan baru ‘Polisi Bersama Masyarakat’,” tutur Kompol Iwan Kusdiyanto.
Seusai ibadah salat Subuh berjemaah, Kapolsek Torjun memanfaatkan momentum tersebut untuk berdialog santai dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas yang esensial kepada para jemaah. Setidaknya ada lima poin kontribusi nyata dari program Suling ini yang dipaparkan, yaitu:
- Deteksi Dini Potensi Gangguan Keamanan: Menyerap langsung keluhan dan informasi terkini dari warga mengenai potensi konflik, peredaran narkoba, hingga radikalisme secara real-time.
- Menekan Kriminalitas di Jam Rawan: Kehadiran fisik polisi di waktu fajar efektif mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan seperti Curanmor dan Curat di lingkungan sekitar masjid.
- Mengaktifkan Kembali Siskamling: Mengajak tokoh masyarakat dan aparat desa menghidupkan kembali pos Satkamling serta memperketat pengawasan lingkungan demi keamanan swakarsa.
- Menangkal Hoaks dan Provokasi: Mengedukasi para jemaah agar bijak dalam menggunakan media sosial sehingga tidak mudah terhasut oleh isu miring atau ajakan perkelahian kelompok.
- Meningkatkan Kepercayaan Publik (Public Trust): Menegaskan bahwa Polri selalu terbuka menerima kritik dan saran demi perbaikan kinerja institusi ke depan.
Kapolsek Torjun juga turut mensosialisasikan layanan tanggap darurat gratis Call Center Polri 110 yang siaga selama 24 jam penuh. Masyarakat diminta segera melapor apabila mendapati adanya gangguan keamanan di sekitar tempat tinggal mereka.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan silaturahmi berakhir, situasi di sekitar wilayah hukum Desa Krampon berjalan tertib, aman, dan kondusif. “Mari bersama Polres Sampang kita wujudkan Kamtibmas yang aman, damai, kondusif, dan masyarakatnya lebih bermartabat,” tutup Kapolsek.
