Sampang – Kanit Samapta Polsek Sampang jajaran Polres Sampang Aipda Nur Kholis, senin (02/10/2023) pagi menjadi inspektur upacara bendera di SMP Negeri 2 Sampang.

Upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap hari senin di SMP Negeri 2 Sampang di hadiri Jumriyah S.Pd selaku kepala sekolah, guru dan siswa siswi sekolah menengah pertama negeri yang berada di Jl. Bahagia Sampang – Jawa Timur.

Saat menjadi inspektur upacara, Aipda Nur Kholis membacakan amanat Kepala Kepolisian Sektor Sampang AKP Tomo S.Pd.

Kapolsek Sampang AKP Tomo S.Pd dalam amanatnya menjelaskan bahwa upacara merupakan salah satu media untuk membina kepribadian dan karakter sebagai warga negara yang baik sesuai dengan ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila dan konstitusi Indonesia yaitu UUD 1945.

Sekolah adalah tempat menimba ilmu, membangun dan mental kepribadian dan budi pekerti, menjalin hubungan sosial kemasyarakatan dan membina persatuan dan kesatuan bangsa.

Siswa-siswi SMP Negeri 2 Sampang di himbau Kapolres Sampang untuk mencegah dan menghindari perbuatan-perbuatan yang tidak terpuji di dalam lingkungan sekolah maupun lingkungan rumah.

Patuh tertib peraturan lalu lintas (marka dan rambu lalu lintas) menjadi point selanjutnya amanat Kapolres Sampang.

Kepala sekolah, guru dan siswa-siswi juga diminta AKBP Siswantoro untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan berpesan senantiasa mengutamakan keselamatan dari pada kecepatan saat berkendara.

Kapolres Sampang AKBP Siswantoro S.IK, MH dalam amanatnya juga berharap kepada seluruh siswa SMP Negeri 2 Sampang untuk berprestasi sampai tingkat internasional karena bisa membawa nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah bangsa dan negara.

Peserta upacara bendera di harapkan untuk belajar dengan tekun, disiplin, rajin dan mentaati nasehat bapak ibu guru selama berada dilingkungan sekolah.

Point selanjutnya dari amanat Kapolres Sampang adalah siswa dan siswi apabila libur sekolah menggunakan waktu untuk kegiatan positif seperti kegiatan Pramuka, PMR (palang Merah Remaja), Olah raga, kegiatan seni budaya maupun kegiatan yang bermanfaat.

Mengantisipasi maraknya perundungan atau bullying yang terjadi di beberapa tempat, Kanit Samapta Polsek Sampang Aipda Nur Kholis mengingatkan seluruh siswa-siswi untuk saling hormat menghormati sesama teman dan segera melaporkan kepada guru atau kepala sekolah apabila melihat adanya aksi perundungan dan bullying dilingkungan sekolah.

Aipda Nur Kholis menjelaskan kepada peserta upacara bendera bahwa tujuan sekolah adalah untuk mencari ilmu pengetahuan, meningkatkan kecerdasan, melatih kedisiplinan, ilmu budi pekerti, hidup mandiri, mempunyai jiwa gotong royong dan kemauan untuk mengikuti pendidikan lebih lanjut dalam mengejar cita-cita.

Salah satu menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekompakan dilingkungan sekolah yaitu dengan menjadwalkan dan patuh melaksanakan piket kelas, belajar kelompok, olahraga bersama, kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah, sering melakukan diskusi kelompok, membantu teman yang sakit atau terkena musibah dan kegiatan posisitf lainnya.

Di hadapan kepala sekolah SMP Negeri 2 Sampang, guru dan siswa-siswi, Aipda Nur Kholis menjelaskan perundungan atau bullying bisa terjadi kepada siapa saja dan di mana saja.

Polres Sampang sangat mengecam keras terjadinya aksi perundungan atau bullying karena bisa memengaruhi kesehatan mental korban maupun pelaku, seperti memicu timbulnya gangguan emosi, masalah mental, gangguan tidur, penurunan prestasi, dan lain sebagainya.

Sekolah seharusnya menjadi tempat aman bagi murid untuk menuntut ilmu dan di harapkan segala bentuk perundungan tidak terjadi dilingkungan sekolah.

Dalam pencegahannya perundungan atau bullying di Kabupaten Sampang, Polres Sampang khususnya Polsek Sampang akan terus menyampaikan himbauan Kamtibmas dengan mendatangi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kasus tersebut.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *