SAMPANG – Guna memperkuat sistem keamanan lingkungan dari akar rumput sekaligus mengubah paradigma kepolisian menjadi lebih preventif dan preemtif, personel Polsek Banyuates jajaran Polres Sampang menggelar program Subuh Keliling (Suling). Kegiatan ibadah sekaligus sosialisasi keamanan ini dilaksanakan pada Senin pagi, 26 Oktober 2026, mulai pukul 03.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan Suling ini berlokasi di Masjid Darul Muttaqin, Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang. Dalam pelaksanaannya, dua personel Polsek Banyuates yakni Aiptu Iskandar bersama Bripka Masyudi hadir di tengah-tengah jemaah untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah yang dilanjutkan dengan dialog kamtibmas.
Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, S.IK., yang diwakili oleh Kapolsek Banyuates IPTU Siswanto, S.H., menerangkan kepada awak media bahwa program Suling yang diinisiasi langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memiliki peranan strategis terhadap pemeliharaan keamanan wilayah. Melalui kehadiran aktif ini, kepolisian berupaya mencegah terjadinya tindak pidana atau potensi konflik sebelum berkembang.
“Kegiatan ini merupakan langkah nyata tindak lanjut instruksi Kapolres Sampang untuk memasifkan interaksi personel di lapangan. Hal tersebut sangat selaras dengan slogan baru Polri, yaitu ‘Polisi Bersama Masyarakat’, di mana instansi kepolisian diwajibkan untuk mendampingi dan memberikan rasa aman dari masyarakat bangun tidur hingga malam hari,” ungkap IPTU Siswanto.
Lebih lanjut, Kapolsek memaparkan bahwa esensi program Suling ini membawa kontribusi nyata dalam mendeteksi dini potensi gangguan keamanan, menekan angka kriminalitas di jam-jam rawan, menangkal hoaks di akar rumput, menghidupkan kembali Siskamling, hingga mendongkrak kepercayaan publik (public trust).
Dalam kesempatan tatap muka usai ibadah, personel Polsek Banyuates menyampaikan beberapa pesan Kamtibmas penting yang menjadi perhatian bersama, antara lain:
- Menjadi Polisi bagi Diri Sendiri: Warga diimbau untuk waspada dan aktif menjaga barang pribadi mereka, salah satunya dengan selalu membiasakan penggunaan kunci ganda saat memarkir sepeda motor, baik di lingkungan masjid maupun di rumah masing-masing.
- Tertib Berlalu Lintas: Mengingat keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama, jemaah diingatkan untuk patuh berkendara, termasuk tertib menggunakan lampu sen secara tepat sebelum berbelok arah.
- Pengawasan Remaja: Para orang tua diminta memperketat pengawasan terhadap putra-putrinya yang berusia remaja agar tidak terjebak dalam salah pergaulan serta penyalahgunaan narkoba.
Menutup dialog, petugas turut menyosialisasikan keberadaan Call Center resmi Polri 110 yang siaga selama 24 jam penuh dan bebas pulsa. Masyarakat dapat memanfaatkannya kapan saja apabila memerlukan bantuan kepolisian atau berada dalam situasi darurat. Bersama Polres Sampang, segenap lapisan masyarakat diajak untuk bersatu mewujudkan Kamtibmas yang aman, damai, kondusif, dan bermartabat.
Seluruh rangkaian ibadah subuh berjamaah dan sosialisasi kamtibmas di Desa Jatra Timur ini berakhir pada pukul 04.25 WIB dalam situasi yang terpantau aman, tertib, serta sangat kondusif.
