SAMPANG – Kemeriahan menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H terasa kental di Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang. Ratusan santri dari Pondok Pesantren Darut Tauhid Al Maliky dan Madrasah Diniyah (MD) Miftahul Anwar menggelar tradisi pawai kirab obor pada Selasa (16/06/2026) malam.
Kegiatan syiar Islam yang berlangsung mulai pukul 19.30 WIB hingga 21.00 WIB ini mengambil titik start di Masjid Darussalam Dusun Barat Leke dan dilepas langsung oleh Ketua Panitia, KH. Abd. Kodir. Mengambil rute longmarch sejauh kurang lebih 2 kilometer, para peserta berjalan kaki melintasi jalan raya utama sejauh 200 meter dan finish di Ponpes Daruttauhid Al Maliky Dusun Timur Leke. Sepanjang perjalanan, iringan santri mendapat pengawalan dan pengamanan ketat dari personel Polsek Pangarengan dan Posramil 0828-13 Pangarengan.
Kapolres Sampang AKBP Hartono, S.Pd., M.M., yang diwakili oleh Kapolsek Pangarengan Ipda Sujianto, S.H., menegaskan bahwa kehadiran aparat TNI-Polri di lokasi bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Personel memastikan arus lalu lintas tetap lancar selama prosesi kirab budaya tersebut berlangsung.
Lebih lanjut, Ipda Sujianto menjelaskan bahwa pawai obor ini merupakan agenda tahunan yang sarat akan makna filsofis. Kobaran api obor melambangkan cahaya pengetahuan, harapan baru, serta simbol hijrahnya Nabi Muhammad SAW yang membawa umat dari zaman kegelapan menuju jalan yang terang. Selain sebagai syiar agama, tradisi ini juga terbukti ampuh mempererat tali silaturahmi antarwarga desa.
“Kami dari kepolisian mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi menjaga kondusifitas lingkungan pasca-momentum tahun baru Islam ini. Kami berharap warga bisa menjadi polisi bagi dirinya sendiri, selalu waspada terhadap gangguan kamtibmas, serta aktif menghidupkan kembali pos Satkamling di lingkungan masing-masing,” imbau Ipda Sujianto.
Kapolsek Pangarengan juga mengingatkan warga untuk tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian jika menghadapi situasi darurat. “Jika masyarakat membutuhkan bantuan hukum, mendapati gangguan keamanan, atau dalam keadaan darurat, segera hubungi Call Center Polri 110 yang siaga 24 jam gratis,” pungkasnya. Seluruh rangkaian kegiatan kirab obor malam itu berakhir dalam situasi yang aman, damai, dan kondusif.
