Sampang – Kasat Binmas Polres Sampang AKP Moh. Mohni S.Pd dan anggotanya melaksanakan program Police Goes To School di SMA Negeri 4 Sampang, selasa (20/07/2023) pukul 07.30 Wib.

Dalam kegiatan tersebut AKP Mohni memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA Negeri 4 Sampang.

MPLS merupakan program penyambutan siswa baru sebelum memulai proses belajar mengajar. MPLS dijadikan sebagai ajang untuk melatih ketahanan mental, disiplin, dan mempererat tali persaudaraan. MPLS juga sering dipakai sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di sekolah tersebut. Baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru, senior, guru, hingga karyawan lainnya di sekolah itu.

Kepada peserta MPLS SMA Negeri 4 Sampang, Kasat Binmas Polres Sampang AKP Moh. Mohni menjelaskan bahwa kedisiplinan perlu ditanamkan sejak anak masih kecil sebagai suatu cara untuk membantu anak agar dapat mengembangkan pengendalian diri.

“Disiplin adalah kualitas penting yang menjadi fondasi kesuksesan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dunia usaha. Di tengah tantangan dan rintangan yang ada, seseorang yang memiliki disiplin akan memiliki daya tahan dan semangat yang tinggi untuk mengatasi segala hambatan” kata AKP Moh. Mohni S.Pd.

Dengan di dampingi guru, AKP Mohni mengatakan kepada peserta MPLS SMA Negeri 4 Sampang bahwa melatih disiplin anak penting dilakukan sejak dini karena hal ini bisa membentuk budi pekerti anak dalam kehidupannya kelak.

Melatih kedisiplinan pada anak menurut Kasat Binmas Polres Sampang harus disesuaikan dengan usianya.

“Anak yang disiplin mampu menumbuhkan motivasi dalam dirinya sendiri untuk meraih tujuannya, meskipun menjumpai kesulitan. Selain itu, orang yang tumbuh besar dengan mencoba berbagai tantangan akan cenderung puas dengan kehidupannya karena merasa telah mengerahkan usahanya” kata AKP Mohni.

Lebih lanjut AKP Budi menyampaikan bahwa dengan membiasakan disiplin sejak anak-anak, ketika tumbuh menuju remaja maupun dewasa mereka akan sudah terbiasa menjadi orang yang disiplin.

Kasat Binmas Polres Sampang juga menjelaskan melatih kedisiplinan bisa dilakukan dilingkungan sekolah. Upaya guru dalam meningkatkan kedisiplinan siswa melalui penegakan peraturan yaitu guru menegakkan peraturan saat siswa di dalam kelas, peraturan tata tertib di luar kelas, peraturan tata tertib waktu belajar, peraturan tata tertib waktu sholat zuhur, dan peraturan tata tertib berpakaian.

“Dengan adanya kedisiplinan di sekolah diharapkan mampu menciptakan suasana lingkungan belajar yang nyaman dan tentram di dalam kelas. Siswa yang disiplin yaitu siswa yang biasanya hadir tepat waktu, taat terhadap semua perturan yang diterapkan disekolah, serta berprilaku sesuai dengan norma-norma yang berlaku” lanjut AKP Moh. Mohni S.Pd.

AKP Mohni menegaskan bahwa kata kunci dalam disiplin, yaitu taat, patuh terhadap semua aturan tata tertib. Contoh-contoh sikap disiplin di sekolah juga disampaikan AKP Mohni diantaranya masuk sekolah tepat waktu, memakai seragam sesuai ketentuan, mentaati peraturan sekolah, mengerjakan dan mengumpulkan tugas tepat waktu, datang ke sekolah tepat waktu, belajar dengan tekun, mengikuti upacara dengan khidmat, dan menghormati guru dan seluruh warga sekolah.

Kasat Binmas Polres Sampang dalam kesempatan tersebut juga menyosialisasikan Operasi Patuh Semeru 2025 kepada siswa-siswi baru SMA Negeri 4 Sampang.

“Kepolisian Resor Sampang Polda Jatim beserta seluruh jajarannya dengan didukung stakeholder terkait mulai tanggal 14 sampai dengan 27 Juli 2025 menggelar Operasi Kewilayahan dengan sandi “Operasi Patuh Semeru 2025,” jelas AKP Moh. Mohni.

Kepada guru dan siswa, persiwa yang akrab disapa AKP Mohni mengatakan ada 8 sasaran atau target prioritas Operasi Patuh Semeru 2025 yaitu Berboncengan lebih dari satu orang, Melebihi batas kecepatan, Pengendara kendaraan bermotor yang masih dibawah umur, Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar (SNI).

Selain itu Pengemudi roda empat tidak menggunakan safety belt, Pengemudi menggunakan handphone pada saat berkendara, Pengemudi kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol dan Pengendara atau pengemudi kendaraan yang melawan arus lalu lintas juga menjadi sasaran Polri dalam Operasi Patuh Semeru 2025 diseluruh wilayah Jawa Timur.

“Operasi Patuh Semeru 2025 merupakan operasi pemeriharaan keamanan dan ketertiban masyarakat bidang lalu lintas yang dilaksanakan dengan mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis yang didukung penegakan hukum Lantas dengan Tilang (Bukti Pelanggaran),” lanjut Kasat Binmas Polres Sampang. .

Dalam pelaksanaan dilapangan operasi Patuh Semeru 2025 ini akan dilakukan kegiatan preemtif sebanyak 25 %, preventif 25 % dan represif sebanyak 50 %.(statis dan mobile) rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah Kabupaten Sampang terang AKP Mohni kepada peserta MPLS SMA Negeri 4 Sampang.

Kasat Binmas Polres Sampang menghimbau kepada seluruh guru, siswa-siswi untuk untuk lebih berhati-hati dalam berkendara serta melengkapi dokumen/surat-surat kelengkapan saat berkendara.

“Semoga dengan dilaksanakan Operasi Patuh Semeru 2025 di Kabupaten Sampang, masyarakat lebih tertib dalam berlalu lintas karena keselamatan bukan tanggung jawab Polri saja, melainkan tanggung jawab kita bersama,” akhir Kasat Binmas Polres Sampang AKP Moh. Mohni S.Pd.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *