Sampang – Kapolres Sampang AKBP Siswantoro S.IK, MH saat memimpin apel jam pimpinan pada hari senin (29/01) menegaskan kepada seluruh anggotanya bahwa pelaksanaan Pemilu tahun 2024 di Kabupaten Sampang harus berjalan aman, damai, sejuk dan kondusif.

AKBP Siswantoro memerintahkan seluruh anggotanya untuk meningkatkan kegiatan Harkamtibmas wilayah dengan mengajak stakeholder terkait dan seluruh elemen masyarakat sebagai upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang selalu aman damai menjelang pelaksanaan pemungutan suara di Pemilu tahun 2024.

Menindak lanjuti perintah Kapolres Sampang tersebut, Wakapolsek Banyuates Iptu Sukarmin bersama anggota melaksanakan sambang Kamtibmas dengan mendatangi Andri Fajarrohman selaku tokoh masyarakat dan mantan kepala desa Trapang Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang.

Selain Andri Fajarrohman, kegiatan Colling System dalam upaya Harkamtibmas wilayah menjelang Pemilu tahun 2024 diikuti masyarakat yang tinggal di sekitar rumah tokoh masyarakat Desa Trapang tersebut.

Dengan bahasa yang mudah di mengerti masyarakat, Wakapolsek Banyuates Iptu Sukarmin menyampaikan bahwa kedatangannya ke rumah mantan Kades Trapang adalah untuk melaksanakan sambang Kamtibmas guna memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang hari pemungutan suara pada tanggal 14 Pebruari 2024.

Iptu Sukarmin menjelaskan kepada mantan kepala desa dan warga lainnya bahwa kegiatan sambang Kamtibmas merupakan sarana komunikasi dua arah antara Polri dengan masyarakat guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas yang bisa menjadi konflik sosial di wilayah Kecamatan Banyuates.

Wakapolsek Banyuates Iptu Sukarmin juga mengajak Andri dan warga lainnya untuk bekerja sama dengan Polsek Banyuates dalam pemeliharaan Kamtibmas agar lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka selalu aman damai kondusif.

Andri Fajarrohman selaku tokoh masyarakat dan mantan kepala desa Trapang Kecamatan Banyuates dan warga lainnya diberikan penjelasan oleh Iptu Sukarmin bahwa Pemilu tahun 2024 akan menjadi penentu masa depan daerah, bangsa dan negara. Dimana lewat Pemilu serentak nanti masyarakat diberikan kebebasan menentukan siapa yang layak menjadi Wakil Rakyat, Kepala Daerah hingga Presiden Republik Indonesia.

Walaupun terdapat perbedaan pandangan, sikap dan pilihan, Iptu Sukarmin mengatakan itu merupakan hal yang sangat wajar dalam demokrasi, akan tetapi seluruh masyarakat harus saling hormat menghormati perbedaan tersebut agar tidak terjadi perpecahan yang akan menimbulkan gangguan Kamtibmas bahkan sampai mengakibatkan konflik sosial.

Selain itu Wakapolsek Banyuates juga menyampaikan Pemilu 2024 adalah pesta demokrasi terbesar yang akan menjadi bukti kematangan demokrasi Indonesia dan sekaligus menjadi titik penentuan masa depan bangsa.

Untuk menyukseskan Pemilu tahun 2024, Andri Fajarrohman dan warga lainnya diharapkan mengajak masyarakat untuk menyukseskan Pemilu dengan mendatangi tempat pemungutan suara dan menggunakan hak pilihnya pada tanggal 14 Pebruari 2024.

Wakapolsek Banyuates Iptu Sukarmin sebelum meninggalkan rumah tokoh masyarakat dan mantan kepala desa Trapang Kecamatan Banyuates tersebut kembali mengajak Andri Fajarrohman untuk menyukseskan Pemilu tahun 2024 dengan selalu menjaga persatuan dan kesatuan dengan tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita hoax, ujaran kebencian serta menolak dengan tegas semua bentuk kampanye hitam yang dapat mengakibatkan konflik di masyarakat.

Iptu Sukarmin juga kembali mengajak tokoh masyarakat dan mantan kepala desa Trapang Kecamatan Banyuates serta warga lainnya untuk mendukung Polri dalam menciptakan Pemilu tahun 2024 tanpa hoax, isu SARA dan provokasi.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *