Sampang – Selasa (02/08/2022) pukul 08.30 Wib personil Polsek Camplong Aipda Ikhdar melakukan pengamanan dan pendampingan tenaga kesehatan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang dalam melaksanakan vaksinasi hewan ternak.
Vaksinasi hewan ternak yang dilakukan drh. Ratih dan stafnya di Desa Dharma Camplong Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang – Madura menggunakan vaksin Aftopor.
Aipda Ikhdar menjelaskan bahwa vaksinasi kepada hewan ternak dilaksanakan untuk mencegah penyebaran wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Sampang.
Personil Polsek Camplong tersebut kemudian menjelaskan cara kerja tim gabungan pencegahan penyebaran virus PMK di Kecamatan Camplong yaitu dengan Door to door yang merupakan cara efektif dalam vaksinasi kepada hewan ternak milik masyarakat.
Sebelum penyuntikan vaksin, petugas terlebih dahulu menjelaskan kepada masyarakat akan tujuan kedatangan mereka dirumah para pemilik hewan ternak. Setelah masyarakat paham akan maksud dan tujuan tim gabungan, staf dari Puskeswan langsung mendata nama pemilik hewan, alamat sesuai KTP, nomor telephone yang bisa dihubungi petugas.
Selain itu petugas juga mendata jenis kelamin hewan, umur hewan dan riwayat kesehatan hewan mulai kabar ada wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sampai dengan sekarang.
Petugas dari Puskeswan langsung memeriksa kesehatan hewan khususnya di daerah mulut, lidah, hidung dan kuku guna mencari ciri-ciri atau gejala PMK di hewan ternak milik warga.
Petugas gabungan juga menyampaikan edukasi dan himbauan kepada warga para pemilk hewan ternak bahwa penyakit mulut dan kuku hanya menyerang dan menular kepada hewan ruminansia saja seperti Sapi, Kuda, Kambing, Domba dan lain sebagainya.
Lebih lanjut lagi petugas gabungan juga berharap kepada masyarakat dan para pemilik sapi untuk segera menghubungi petugas kesehatan hewan (Mantri hewan) apabila ternak mereka mengalami penurunan kesehatan dengan ciri-ciri seperti demam hingga 39-41 Derajat Celcius, Pembengkakan kelenjar, terutama di daerah mandibula/rahang bawah, Terdapat luka di sekitar mulut, moncong, gusi, kuku, hingga ambing atau payudara, Produksi air liur tinggi, Hewan ternak kesulitan menelan makanan, Hewan tidak mau makan, Hewan bernapas dengan cepat dan kesulitan berdiri dan Luka pada kuku mengakibatkan kuku ternak terlepas.
Jika ditemukan ternak dengan gejala seperti ini, agar dipisahkan dengan yang lain. dan tetap di taruh kandang dan segera laporkan kepada petugas agar segera ditangani.
