Sampang – Rabu (01/11/2023) pukul 10.00 Wib, Kanit Binmas Polsek Torjun Aipda Fauzi Imroni, Ka SPKT Polsek Torjun Aipda Imam Ghozali dan Banit Intelkam Polsek Torjun Bripka Subaidi melaksanakan patroli Harkamtibmas dan silaturahmi Kamtibmas ke desa-desa di wilayah Kecamatan Torjun.
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Fauzi Imroni dan rombongan personil Polsek Torjun mendatangi desa-desa di sebelah timur dan sebelah utara Kecamatan Torjun diantaranya Desa Kodak dan Desa Kanjar.
Saat akan melewati Pos Satkamling Desa Kodak rombongan patroli Harkamtibmas dan silaturahmi Kamtibmas Polsek Torjun melihat Pj. Kepala Desa Kodak Dofir, Pj. Kepala Desa Kanjar H. Holil sedang berbincang-bincang santai dengan beberapa tokoh masyarakat Desa Kodak.
Aipda Fauzi Imroni menjelaskan kepada kedua pejabat kepala desa dan tokoh masyarakat bahwa kedatangannya di Desa Kodak adalah melaksanakan pemeliharaan keamanan dan ketertiban wilayah Kecamatan Torjun dalam bentuk giat patroli Harkamtibmas dan silaturahmi Kamtibmas.
Sambil bincang-bincang santai, Aipda Fauzi beserta rombongan personil Polsek Torjun menggali informasi terkait keamanan dan ketertiban di wilayah Desa Kodak dan Desa Kanjar Kecamatan Torjun.
Dengan bahasa yang mudah di mengerti Pj. Kepala Desa Kodak, Pj. Kepala Desa Kanjar dan tokoh masyarakat menyampaikan beberapa himbauan Kamtibmas diantaranya antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Pemilu damai 2024 dan himbauan Kepolisian lainnya.
Mengantisipasi Karhutla di wilayah Kabupaten Sampang khususnya di wilayah Kecamatan Torjun, Aipda Fauzi menjelaskan bahwa Kapolres Sampang AKBP Siswantoro S.IK, MH melarang masyarakat membakar hutan dan lahan guna mengantisipasi korban jiwa, kerugian material dan rusaknya lingkungan.
Polres Sampang mengajak warga masyarakat menjaga kelestarian hutan, sekaligus bersama-sama menjaga dan mencegah bersama kejadian kebakaran hutan serta lahan di musim kemarau.
Apabila mengetahui terjadi kebakaran hutan atau lahan, warga diharapkan untuk segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas baik Polisi RW, Polmas, Bhabinkamtibmas maupun perangkat desa agar segera mendapatkan bantuan pemadaman api dengan segera.
Menjelang pelaksanaan Pemilu tahun 2024, Kanit Binmas Polsek Torjun Aipda Fauzi Imroni menyampaikan kepada Dodir, H. Holil dan tokoh masyarakat bahwa Pemilu tahun 2024 akan menjadi penentu masa depan daerah, bangsa dan negara. Dimana lewat Pemilu serentak nanti masyarakat diberikan kebebasan menentukan siapa yang layak menjadi Wakil Rakyat, Kepala Daerah hingga Presiden Republik Indonesia.
Kedua Pj Kepala Desa dan tokoh masyarakat di harapkan untuk mendukung dan membantu Polri dalam menjaga keamanan serta mensukseskan pemilu 2024 dapat berlangsung Langsung, Umum, Bebas, Rahasia (Luber) dan Jujur, dan Adil (Jurdil) sesuai asas penyelenggaraan Pemilu di Indonesia.
Kedua pejabat kepala desa dan tokoh masyarakat di harapkan untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah persaudaraan dan mengganggu jalannya pesta demokrasi.
Dofir, H. Holil dan tokoh masyarakat juga diharapkan untuk bersama-sama masyarakat lainnya untuk menangkal berita hoaks dan ujaran kebencian yang dapat mengganggu jalannya pemilu 2024.
Walaupun terdapat perbedaan pilihan Caleg, Capres dan Cawapres, masyarakat di harapkan untuk tetap menjaga kerukunan antar warga dan menghargai perbedaan tersebut agar terwujudnya Pemilu damai di tahun 2024.
Banit Intelkam Polsek Torjun Bripka Subaidi menyampaikan kepada Pj. Kades Kodak, Kades Kanjar dan tokoh masyarakat bahwa mulai tanggal 19 Oktober 2023 sampai 27 Mei 2024 Polres Sampang dan Polsek jajarannta menyelenggarakan Operasi Kepolisian Terpusat Mantab Brata Semeru 2023-2024.
Pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Mantab Brata Semeru 2023-2024 yang akan berlangsung selama 222 hari di Polres Sampang didukung TNI, instansi terkait, mitra Kamtibmas demi terciptanya keamanan, kelancaran, dan ketertiban pada setiap tahapan Pemilu serentak 2023-2024 di Kabupaten Sampang.
Dalam pelaksanaannya Operasi Kepolisian Terpusat Mantab Brata Semeru 2023-2024 merupakan bentuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif dengan didukung kegiatan penegakan hukum sehingga terwujud situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Sampang – Jawa Timur.
Kapolres Sampang AKBP Siswantoro S.IK, MH melalui Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto SH menyampaikan dalam terciptanya keamanan, kelancaran, dan ketertiban pada setiap tahapan Pemilu Serentak tahun 2023-2024 Polres Sampang menggelar Operasi Kepolisian Terpusat Mantab Brata Semeru 2023-2024.
Ipda Sujianto menjelaskan bahwa Operasi Kepolisian Terpusat Mantab Brata Semeru 2023-2024 merupakan operasi Harkamtibmas wilayah yang dilaksanakan selama 222 hari mulai 19 Oktober 2023 sampai dengan 27 Mei 2024 dengan rincian 74 hari di tahun 2023 dan 148 hari di tahun 2024 dengan melibatkan 380 personil Polres Sampang.
Dalam pelaksanaannya Operasi Kepolisian Terpusat Mantab Brata Semeru 2023-2024 Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto SH menjelaskan operasi dengan bentuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif dengan didukung kegiatan penegakan hukum sehingga terwujud situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Sampang – Jawa Timur.
Seluruh personil Polres Sampang khususnya pengemban fungsi pembinaan seperti Sat. Binmas Polres Sampang, Unit Binmas Polsek, Bhabinkamtibmas, Polmas dan Polisi RW untuk melaksanakan deteksi dini di wilayah kerjanya dengan mengumpulkan bahan keterangan atau informasi guna mengantisipasi dan mencegah adanya potensi gangguan, ambang gangguan, gangguan nyata guna meminimalisir terjadinya gangguan Kamtibmas dari pihak-pihak yang akan mengganggu serta menggagalkan Pemilu.
Sat. Binmas Polres Sampang, Unit Binmas Polsek, Bhabinkamtibmas, Polmas dan Polisi RW diperintahkan untuk terus menerus melaksanakan bimbingan, penyuluhan atau penerangan kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan partisipasi aktif masyarakat guna mewujudkan dan memelihara Sitkamtibmas, sehingga Pemilu dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar dan demokratis.
Ipda Sujianto juga mengatakan dalam meminimalisir isu-isu provokatif berlatar belakang Suku, Agama, Ras dan Agama (SARA) baik yang terjadi di tengah masyarakat maupun di ruang Siber, Mabes Polri kembali mengaktifkan Operasi Nusantara Cooling System (NCS) menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 sejak tanggal 11 September 2023.
Operasi Nusantara Cooling System (NCS) dilaksanakan bertujuan sama yaitu untuk mengantisipasi perpecahan dan konflik di masyarakat akibat perbedaan dukungan dalam Pemilu 2024.
“Kepada seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dengan Polri untuk memelihara keamanan dan ketertiban yang senantiasa aman damai kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Sampang menjelang Pemilu 2024” lanjut Ipda Sujianto.
Walaupun terdapat perbedaan pilihan Partai Politik (Parpol), Calon Legislatif (Caleg), Calon Presiden (Capres), Calon Wakil Presiden (Cawapres) masyarakat di seluruh Kabupaten Sampang tidak boleh terpecah belah pada saat pelaksanaan Pemilu nanti.
“Polri, instansi terkait dan seluruh elemen masyarakat perlu bekerja sama dalam mengantisipasi perpecahan dan potensi konflik di tengah masyarakat walaupun terdapat perbedaan pilihan agar persatuan bangsa dapat terjaga dan pemilu yang damai dapat terwujud,” pungkas Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto SH.
